Gorontalo, Barta1.com– PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) sukses mencatatkan rekor keandalan listrik tanpa kedip (zero down time) selama kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Gorontalo.
Pengamanan kelistrikan ini difokuskan pada acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 yang berlangsung sukses pada Kamis (25/06/2026).
Keberhasilan ini tidak lepas dari kekuatan daya pasok sistem kelistrikan PLN yang berada pada performa tertinggi.
Berdasarkan data operasional terkini, daya mampu pasok sistem kelistrikan di Gorontalo selama masa siaga mencapai 614,50 Megawatt (MW) dengan beban puncak hanya menyentuh angka 496,66 MW.
Kondisi tersebut menyisakan cadangan daya yang sangat aman sebesar 117,84 MW atau setara 23,73 persen.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kelancaran pasokan listrik dalam agenda kenegaraan ini merupakan wujud nyata pelayanan optimal PLN bagi kepentingan nasional.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kunjungan Presiden Republik Indonesia pada pelaksanaan Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo berlangsung lancar dengan pasokan listrik yang andal dan tanpa kedip,” ungkap Usman di Gorontalo.
Usman menambahkan, pengamanan pasokan listrik bagi kegiatan berskala nasional yang melibatkan Kepala Negara menuntut kesiapan absolut tanpa kompromi.
“Bagi PLN, memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam setiap agenda kenegaraan merupakan bagian dari pelayanan kami untuk mendukung kelancaran program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Untuk memastikan seluruh skenario pengamanan berjalan sempurna, manajemen puncak PLN Suluttenggo turun langsung ke titik-titik vital sejak pra-pelaksanaan.
Pengecekan difokuskan pada kesiapan personel siaga serta kondisi infrastruktur jaringan transmisi dan distribusi utama yang menjadi penopang utama sistem.
”PLN hadir mengawal momentum bersejarah ini dengan menghadirkan listrik yang andal. Saya turun langsung memantau kesiapan sistem dan personel di lapangan demi memastikan tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun. Terima kasih kepada seluruh personel yang telah berdedikasi menjaga keandalan listrik dengan tetap mengutamakan aspek K3, sehingga nama baik daerah dan negara dapat terjaga dengan baik,” tambah Usman menegaskan.
Sebagai strategi pengamanan, skema pertahanan kelistrikan berlapis diterapkan PLN secara ketat, dimulai dari Bandara Djalaludin sebagai gerbang utama kedatangan RI 1. Di lokasi ini, suplai listrik utama ditopang melalui penyulang IS.6 dengan cadangan (backup) otomatis dari penyulang IS.7, serta didukung genset berkapasitas 80 kVA yang telah diuji keandalannya melalui tahapan simulasi bersama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Pengamanan berlapis yang jauh lebih masif juga diaplikasikan di Gelanggang Olahraga (GOR) David-Tonny yang menjadi pusat panggung utama dan fasilitas gelar teknologi PENAS XVII 2026.
PLN menyiagakan cadangan pasokan otomatis berupa perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) Mobile berkapasitas 100 kVA, empat unit Unit Gardu Bergerak (UGB), satu unit Unit Kabel Bergerak (UKB), serta satu unit Unit Kabel Konektor Bergerak (UKKB) yang siap mengambil alih suplai dalam hitungan detik jika terjadi gangguan.
Eksekusi teknis dan operasional di lapangan dikawal penuh oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo melalui pengerahan ratusan personel teknis ahli. Tim khusus Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) turut disebar di berbagai ring pengamanan vital untuk bersiaga merespons dinamika jaringan secara seketika tanpa harus melakukan pemadaman.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menyebut kelancaran acara ini tidak terlepas dari sinergi kuat antara unit operasional PLN dan tim protokol pengamanan VVIP.
“Kami bangga dapat mengeksekusi rencana pengamanan kelistrikan ini dengan hasil yang sempurna. Suksesnya acara puncak yang dihadiri Presiden RI ini membuktikan bahwa koordinasi berlapis dan kesiapan infrastruktur PLN UP3 Gorontalo mampu menjawab kepercayaan besar skala nasional,” pungkas Hanggoro. (**)
Editor: Ady Putong

Discussion about this post