• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Desember 6, 2025
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq (kiri) bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen (kanan) menyaksikan penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme . (foto: Humas PLN)

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq (kiri) bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen (kanan) menyaksikan penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme . (foto: Humas PLN)

Indonesia Pimpin Perdagangan Karbon Berbasis Teknologi di COP30 Brazil

by Ady Putong
21 November 2025
in News, Webtorial
0
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Belem, Barta1.com — Indonesia menandatangani Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme bersama Global Green Growth Institute (GGGI) di Paviliun Indonesia, Belém, Brazil pada COP30 baru-baru.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama karbon Indonesia–Norwegia di bawah Artikel 6 Paris Agreement, dengan potensi pengurangan emisi hingga 12 juta ton CO2e. Pemerintah menegaskan Indonesia siap memimpin perdagangan karbon internasional berbasis teknologi untuk mempercepat transisi energi nasional.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut kesepakatan ini sebagai tonggak dimulainya perdagangan karbon global berbasis teknologi dari Indonesia. Ia menekankan Indonesia bukan hanya kuat dalam Nature-Based Solutions (NBS), tetapi kini bergerak ke technology-based solutions yang dapat memperluas skala pengurangan emisi dan memperkuat integritas perdagangan karbon lintas negara.

Norwegia melalui Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup, Andreas Bjelland Eriksen, mengapresiasi inisiatif ini dan melihatnya sebagai landasan kolaborasi teknologi dan investasi hijau yang lebih luas.

Norwegia menilai Indonesia memiliki kapasitas memimpin agenda karbon berintegritas tinggi, sekaligus memberi sinyal kuat bagi sektor swasta dan pemerintah lain untuk terlibat dalam kerangka Article 6.

Di tingkat global, pangsa pembangkitan listrik rendah karbon mencapai 40,9% pada 2024, didorong lonjakan tenaga surya dengan pertumbuhan 29% dan kenaikan permintaan listrik 4% akibat gelombang panas.

Tren ini menunjukkan ruang pembiayaan karbon untuk mempercepat ekspansi PLTS, angin, dan teknologi bersih lainnya yang dibutuhkan untuk menahan reliance pada fosil.

Analisis terbaru memproyeksikan kapasitas energi fosil global stagnan pada 2025 untuk pertama kalinya sejak pandemi, karena ekspansi surya–angin melampaui kenaikan konsumsi. Kondisi ini memperkuat urgensi skema pembiayaan berbasis hasil seperti ITMOs/Article 6 guna menjaga momentum penurunan emisi sektor listrik.

IEA menegaskan keamanan energi dan ketahanan sistem listrik menjadi isu inti ekonomi dan nasional, termasuk risiko operasional, siber, dan cuaca ekstrem. Mekanisme karbon lintas negara dengan pengukuran transparan dapat berperan sebagai penyangga investasi dan mempercepat keandalan sistem ketika elektrifikasi meluas.

Di dalam negeri, Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2025–2060 memperbarui kebijakan penyediaan tenaga listrik, proyeksi kebutuhan, dan rencana pengembangan sistem untuk mencapai target jangka panjang dekarbonisasi.

Dokumen ini menjadi kerangka integrasi skema GBI, MOPA, dan ITMOs agar pengurangan emisi selaras dengan NDC Indonesia.

Indonesia mencatat konsumsi listrik sekitar 430 TWh pada 2025 dengan dominasi sektor industri dan rumah tangga, sementara kapasitas terpasang menembus 107 GW namun porsi EBT baru 14,4%.

Artinya, ruang transisi masih besar; skema insentif berbasis generasi (GBI) menjadi kunci mengalirkan carbon financing ke proyek energi terbarukan skala utility dan distribusi. (**)

Editor:
Ady Putong

 

Barta1.Com
Tags: Carbon financing proyek energi terbarukan IndonesiaCOP30 Belém BrazilGBI PLNGGGI NorwegiaGlobal Green Growth InstituteITMOs IndonesiaKementerian Lingkungan HidupListrik rendah karbon global 40NDC IndonesiaNorwegiapengurangan emisi 12 juta ton CO2ePerdagangan karbon Indonesia Article 6pertumbuhan surya 29%PT PLN (Persero)stagnasi kapasitas fosil 2025teknologi berbasis karbon Indonesia
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan dalam sambutannya bahwa kerja sama bilateral dengan Norwegia ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memimpin aksi perdagangan karbon dunia. (foto: Humas PLN)

Skema GBI–ITMOs PLN Diposisikan Percepat Transisi dari Batubara ke Energi Terbarukan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kementerian ATR/BPN Gelar Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan 5 Desember 2025
  • Tingkatkan Daya Saing Daerah, SUTT PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Industri Gorontalo 5 Desember 2025
  • PLN Sukses Operasikan SUTT 150 kV Marisa-Biomasa, Jaminan Pasokan Listrik Unggul untuk Gorontalo 5 Desember 2025
  • PLN Kejar Penormalan 1.295 Pelanggan Sisa di Sumbar, Distribusikan Bantuan Kemanusiaan di Lokasi Bencana 5 Desember 2025
  • Gubernur Sumbar Beri Pujian: Kerja Cepat PLN Pulihkan Listrik Pasca-Bencana Capai 99,8% 5 Desember 2025

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In