Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui program BIMA kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan dilakukan melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM), dengan fokus pada penguatan kemitraan komunitas lokal.

Program ini mengusung tema:
“Digitalisasi Saluran Distribusi dengan Pendekatan AI untuk Optimalisasi Penjualan Produk Olahan Komunitas Perikanan dan Usaha Wanita Lyvia Nusa Boga.”
Ketua tim pengabdian, Arifmanuel Kolondam, SE., MM., didampingi anggota tim yakni Andreas Randy Wangarry, SE., MSA., dan Oldi Mafri Lambonan, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sebelum memberikan bantuan berupa website, dilakukan terlebih dahulu serangkaian tahapan penting. Mulai dari identifikasi permasalahan mitra, perumusan solusi, hingga implementasi strategi untuk menjawab tantangan distribusi produk.
Menurut dia, pengabdian ini dudukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). “Penelitian ini didanai oleh Kemendiktisaintek, dibawa direktorat riset dan pengembangan, serta direktorat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui program BIMA dalam skema Pengabdian Kepada Masyarakat.”
“Sebelum pengabdian dilakukan, telah melalui proses identifikasi secara menyeluruh, kami menyimpulkan bahwa solusi utama adalah menyediakan website berbasis dengan pendekatan kecerdasan buatan (AI), yang bisa diakses melalui alamat https://www.lyviawarisanrasa.com. Website ini secara resmi diserahkan kepada mitra pada tanggal 23 September 2025,” ujar Arifmanuel yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo.
Ia menambahkan, website dengan pendekatan AI ini diharapkan menjadi jawaban atas kendala saluran distribusi yang selama ini dihadapi oleh mitra dalam memasarkan produk olahan mereka.
“Melalui platform digital ini, mitra kini memiliki alternatif saluran penjualan yang lebih luas dan tidak terbatas pada metode konvensional. Harapannya, produk-produk unggulan dari komunitas perikanan dan UMKM perempuan ini bisa menjangkau pasar yang lebih besar, baik di luar Manado maupun ke kancah internasional,” jelasnya.
Penyerahan website dilakukan oleh Andreas Randy Wangarry, SE., MSA., selaku anggota tim BIMA Polimdo, kepada Ibu Suryana sebagai perwakilan dari kelompok usaha Lyvia Nusa Boga.
“Semoga dengan adanya website ini, mitra dapat memperluas jangkauan pemasaran yang pada akhirnya turut meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha mereka,” pungkas Sekjur Arifmanuel. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post