Manado, Barta1.com – Tantangan mulai menghadang di depan mata bagi duet pemimpin Kabupaten Kepulauan Sitaro yang baru, Chyntia Kalangit dan Heronimus Makainas. Soal bagaimana mengelolah keuangan dan efisiensi belanda dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Hal itu menguak dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengelolaan keuangan dan asistensi efisiensi belanja APBD tahun anggaran 2025 di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (12/03/2025).
Rakor yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya ini dihadiri oleh para Wali Kota, Wakil Wali Kota, Bupati, dan Wakil Bupati se-Sulut, yang didampingi oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) masing-masing daerah.
“Tadi kita sudah mendengar bahwa setiap daerah harus melakukan efisiensi dan yang paling penting itu Perjadin. Diharapkan Seluruh Perangkat daerah di Sitaro untuk mengikuti instruksi presiden, 50 persen Perjalanan dinas harus dipangkas,” ujar Bupati Chyntia Kalangit usai rakor.
Senada disampaikan Wabup Heronimus Makainas yang menegaskan bahwa Pemkab Sitaro siap menindaklanjuti hasil rakor terkait pengelolaan keuangan dan asistensi efisiensi APBD tahun ini. “Setelah dilakukan efisiensi, maka hasil efisiensi itu dialokasikan untuk kegiatan – kegiatan yang menunjang baik program Presiden, Program Gubernur dan juga untuk pencapaian visi misi Sitaro Masadada,” kata putra Balehumara Tagulandang ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah bagi para pemimpin daerah untuk mendapatkan asistensi dalam penyusunan dan optimalisasi belanja APBD agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Diharapkan melalui rakor ini, seluruh kepala daerah di Sulawesi Utara dapat menerapkan strategi keuangan yang lebih efisien, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah.
Turut hadir mendampingi dua pemimpin Sitaro merakyat ini, Asisten III dr. Samuel Raule, Kaban Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Rolly Korengkeng serta Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Harold Kalangit.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post