Tagulandang, Barta1.com – Basarnas manado terus siaga dalam penanganan bencana letusan Gunung Ruang, yang terjadi di daerah kepulauan Tagulandang.
Sejak kemarin hari, letusan Gunung Ruang berkali-kali, sehingga beberapa masyarakat yang terdampak akibat letusan, cepat dievakuasi di tempat yang lebih aman.
Tim SAR gabungan seperti Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Tagana, Dinas kesehatan dan potensi SAR lainnya, sampai saat ini masih berjaga-jaga untuk pengamanan apabila terjadi letusan susulan.
Untuk itu, Tim SAR gabungan menghimbau seluruh masyarakat setempat yang masih beraktivitas di sekitar Gunung Ruang sejauh -+5 Km, agar ditunda dulu sampai dinyatakan aman untuk bisa beraktivitas. Tim SAR gabungan juga sudah mendirikan Posko di Pendopo Kantor Camat Induk Tagulandang, apabila ada aduan dari masyarakat yang terdampak belum dievakuasi, atau keluarga yang masih berkebun yang belum balik bisa melapor di Posko agar secepatnya dievakuasi. -+ 50. Tim SAR gaungan sudah disiagakan untuk pengamanan ini.
Kepala Basarnas Manado, Monce brury, ketika diwawancarai, Rabu (17/04/2024) menyampaikan bahwa penanganan kejadian bencana letusan gunung ini harus sigap dan tanggap, apabila sewaktu waktu bisa saja terjadi letusan yang lebih besar dan mengakibatkan masyrakat harus dievakuasi diradius yang lebih aman.
Saat ini tim SAR gabungan sudah mengevakuasi masyarakat yang terdampak sebanyak 497 jiwa di tempat yang lebih aman.
“Kami akan siagakan personil di Tagulandang sampai 7 hari ke depan sebanyak 24 personil, dan apabila ada peningkatan yang lebih tinggi, kami akan menambahkan personil untuk gerak cepat dalam penanganan masyarakat yang terdampak, sehingga kenyamanan dan keamanan masyarakat bisa dikondisikan dengan lebih baik,” pungkasnya. (*)
Peliput: Agus Hari


Discussion about this post