• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Renungan Kristen 1 Februari 2024: Jauhi Persekongkolan Jahat

by Agustinus Hari
1 Februari 2024
in Edukasi
0
Renungan Kristen 27 Januari 2024: Rencana Tuhan di Balik Penderitaan

Renungan Kristen. (foto: istimewa)

0
SHARES
405
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Dalam Renungan Kristen hari ini Kamis 1 Februari 2024 dengan judul: Jauhi Persekongkolan Jahat sesuai bacaan Alkitab Perjanjian Lama, 2 Samuel 15:10.

Taktik dan strategi Absalom cukup jitu. Dia berhasil merebut hati sebagian rakyat, setelah kurang lebih 4 tahun dia membangun pencitraan tentang dirinya sebagai figur pemimpin yang adil, tetapi memfitnah dan merendahkan raja Daud, ayahnya sebagai hakim yang bertindak tidak adil kepada rakyatnya. Cukup sistematis dan terstruktur taktik dan strategi Absalom, sehingga rakyat mulai percaya kepadanya sebagai pengganti Daud yang tepat.

Setelah yakin dengan langkah awal yakni pencitraannya itu dan dalam hitungannya dia sudah berhasil mengambil hati rakyat, dia kembali menyusun strategi liciknya dengan membodohi ayahnya pergi ke Hebron, mempersembahkan korban dalam suatu ibadah sebagai wujud nazarnya kepada Allah, ketika dia masih di negeri ibunya, Gesur. Dia memang melaksanakan ibadah dan penyembahan. Tetapi, bukan itu yang utama. Tapi tahapan awal kudeta yang akan dia lakukan. Dan, dari Hebron inilah dia memulai gerakan kudeta yang lebih nyata dan konkret bahkan terbuka.

Dia kemudian menyusun strategi kudetanya. Ketika dia sudah berada di Hebron, dia sudah mengatur agar ketika dia meniupkan sangkakala, semua rakyat langsung bersorak dan berseru bahwa dia sudah menjadi raja di Hebron. Namun, sebelumnya dia telah merekayasa rencananya dengan rapi, yakni dia mengirim utusan-utusannya yang mendahului dia. Mereka adalah utusan-utusan rahasia untuk rancangan jahat menjatuhkan raja.

Yah, Absalom berkomplotan secara rahasia dengan orang-orangnya dan mengirim utusan mereka secara diam-diam untuk mempersiapkan segala sesuatu di Hebron. Dan dari situlah mereka proklamirkan atau deklarasikan serta nobatkan Absalom sebagai raja Israel yang baru. Uniknya mereka menyebut dia sebagai raja di Hebron. Artinya dia memulainya sebagai raja di Hebron.

Hal ini mereka buat sama persis dengan kisah ayahnya Daud ketika menjadi raja. Mereka mengatur seakan-akan riwayat Absalom menjadi raja merupakan replika dari proses Daud ayahnya menjadi raja. Yakni mulai menguasai Hebron dulu, baru setelah itu merambat masuk ke Yerusalem, sebagai ibukota kerajaan Israel ‘raya.’

Ketika semuanya sudah siap dan berjalan sesuai skenario mereka, selanjutnya sebagai tanda proklamasi Absalom menjadi raja adalah dibunyikannya sangkakala. Setelah sangkakala dibunyikan sebagai tanda Absalom telah sah menjadi raja, maka kemudian semua rakyat harus berseru dengan suara nyaring dan berkata bahwa Absalom sudah menjadi raja di Hebron.

Demikian Absalom melakukan persekongkolan atau kesepakatan gelap dengan orang-orangnya untuk melakukan kejahatan secara teratur dan terencana. Bahkan memanfaatkan rakyat yang tidak tahu apa-apa sebagai alat untuk mendukung modus operandi mereka. Merancangkan yang jahat bagi sesama, apalagi bagi orang yang diurapi Allah, sudah tentu melawan Allah. Itulah yang dilakukan Absalom, mengkhianati orang tuanya, menjatuhkan raja dan sudah tentu melawan Allah. Maka, dia akan menanggung akibatnya.

Demikian firman Tuhan hari ini: Dalam pada itu Absalom telah mengirim utusan-utusan rahasia kepada segenap suku Israel dengan pesan: “Segera sesudah kamu mendengar bunyi sangkakala, berserulah: Absalom sudah menjadi raja di Hebron, (ayat 10).

Sahabat Kristus, melakukan persekongkolan gelap untuk hal yang jahat kepada sesama, apalagi kepada keluarga sendiri, sudah pasti adalah menyakiti hati Tuhan. Apalagi terhadap hamba pilihan yang diurapi-Nya, seperti Daud. Pelakunya akan menanggung akibatnya.

Karena itu, jauhilah rancangan ataupun pikiran jahat terhadap sesama. Kepada siapapun juga, apalagi kepada keluarga sendiri dan hamba Tuhan. Itu melawan Allah dan menyakiti hati Tuhan. Bukankah perintah Yesus kita harus hidup saling mengasihi. Karena itu, jauhkan segala rencana, pikiran maupun perkataan dan perbuatan jahat bagi sesama. Termasuk terhadap keluarga, saudara, teman terdekat atau jauh, juga kepada para hamba Tuhan dan pemimpin kita.

Sebaliknya hiduplah penuh kasih, selalu membangun kebersamaan hidup di dalam kehendak firman Tuhan. Jangan menyebar kebencian untuk menjatuhkan sesama dengan dalil apapun. Apalagi untuk menjatuhkan sesama dan merebut kekuasaan, jabatan dan kehormatan. Termasuk menghadapi Pemilu. Tapi tebarkanlah kasih dan lakukan kebaikan dalam kebersamaan dengan semua orang. Itulah menyenangkan hati Tuhan. Pastilah Tuhan menyertai dan memberkati kehidupan kita dalam segala hal, amin.

Penulis : Agustinus Hari
Sumber : RHK GMIM

Barta1.Com
Tags: 1 Februari 2024AlkitabKristusPerjanjian LamaRenungan KristenRHK GMIM
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Polda Sulut Siapkan 7 Ribu Personil Hari H Pencoblosan Pemilu 2024

Polda Sulut Siapkan 7 Ribu Personil Hari H Pencoblosan Pemilu 2024

Discussion about this post

Berita Terkini

  • MJB Gelar FGD “Survival Mode”: Menggerakkan Aksi Nyata untuk Lingkungan, Keluarga, dan Pemberdayaan Perempuan 6 Juni 2026
  • Pelabuhan Tahuna Direhabilitasi, Bupati Sangihe Minta Proyek Tepat Mutu dan Tepat Waktu 6 Juni 2026
  • Menolak Punah: Kolaborasi Komunitas di Airmadidi Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Lewat Film, Seni dan Diskusi 6 Juni 2026
  • Buntut Penangkapan Lodewyk Pusung, HMI Manado Desak Kejagung Bongkar Jaringan Wakil Kepala BGN di Sulut 5 Juni 2026
  • Tiga Mahasiswa Teknik Elektro Polimdo Raih Medali Emas di Ajang Indonesian Polytechnic English Championship 2026 5 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In