Manado,Barta1.com – Bertahun-tahun hidup dalam perlawanan bersama masyarakat korban tambang dan advokasi HAM di Sulawesi Utara, Jull Takaliuang telah dipandang sebagai bagian dari api inspirasi kebangkitan eksistensi perempuan Indonesia.
Begitu ia diperbincangkan dalam buku berjudul “95 Perempuan Tangguh Dan Inspiratif” yang diterbitkan pada Desember 2023 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Jull digambarkan sebagai seseorang yang telah mendermakan hidupnya bagi kemanusiaan. Ia punya mata dan telinga bagi para pencari keadilan.
Ia selalu berada di tengah persoalan kekerasan pada anak dan kaum perempuan, lingkungan hidup, dan Hak Asasi Manusia. Ia membela mereka, menolong mereka, menghibur mereka. Dan terutama mencintai mereka.
Ia disebut sebagai bagian dari para perempuan “Pendaran cahaya” Kongres Perempuan Indonesia pertama, dalam buku yang secara subtansial bertujuan menjawab sebuah pertanyaan: “Apa yang terjadi pada perempuan Indonesia, dalam rentang waktu selama 95 tahun, sejak Kongres Perempuan Indonesia (KPI) I di Yogyakarta 1928 hingga sekarang?”
Tokoh perempuan asal Sulawesi Utara kelahiran Sangihe ini ikut terpilih diperbincangkan bersama 95 tokoh perempuan Indonesia di antaranya mantan Preside RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Luar Negeri RI Retno L.P. Marsudi, Najwa Shihab, Christine Hakim, Mira Lesman, Titiek Puspa, serta sejumlah nama tokoh perempuan lintas profesi yang sangat dikenal di Indonesia.
Buku menarik yang terbit seiring peringatan Hari Ibu 2023 ini, dibimbing langsung oleh Menteri Bintang Puspayoga dan jajaran. Penggarapannya melibatkan para wartawan, penulis, aktivis perempuan, dan akademisi perempuan yang selama ini melakukan kerja-kerja pemajuan perempuan.
“95 perempuan yang ada dalam buku ini merupakan para perempuan yang berani menembus rintangan yang seringkali dialami perempuan. Namun sesungguhnya sejumlah ini masih sedikit dari begitu banyak perempuan yang telah berpeluh mengorbankan harta, tenaga, bahkan keluarga. Hal terpenting tentunya adalah kita dapat belajar dari para perempuan ini, tentang kiprahnya dan mungkin menimbulkan inspirasi untuk berbuat yang sama dan untuk memecahkan masalah di tempat masing-masing,” tulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Bintang Puspayoga dalam sambutannya.
Pada tulisan Sonya Hellen Sinombor, dalam buku tersebut, Jull Takaliuang disebut secara biografis sebagai Perempuan di Lingkar Tambang.
Demikian salah satu julukan yang diberikan masyarakat kepada Jull Takaliuang, perempuan aktivis lingkungan dan hak asasi manusia, dari Sulawesi Utara (Sulut) ini.
Sosoknya dikenal sebagai perempuan yang tidak gentar menyuarakan persoalan masyarakat marginal dan korban kekerasan di Sulut.
Hampir dua dekade, alumni Jurusan Sastra Indonesia, Unsrat Manado ini terjun dalam dunia advokasi kasuskasus lingkungan, pelanggaran hak asasi manusia, dan kasus-kasus anak berhadapan dengan hukum, serta kasus kekerasaan terhadap anak.
Bagi masyarakat Sulut, Jull adalah perempuan tangguh, yang berani melawan korporasi penambang di daerah nyiur melambai. Pilihannya berjuang bersama para korban kekerasan bukan tanpa risiko.
Berbagai teror dan ancaman atas nyawanya, tidak membuat Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulut ini gentar, termasuk ketika menjadi tahanan rumah saat mengadvoksi salah satu kasus.
Delapan tahun lalu, kerja-kerja kemanusian Jull mendapat perhatian dunia internasional. Pada tahun 2015, Jull menerima penghargaan N-Peace Awards 2015 dalam kategori Untold Stories: Woman Transforming their Communities.
Penghargaan diberikan Perserikan Bangsa-Bangsa pada Jull, karena dia dinilai sebagai perempuan yang memperjuangkan perdamaian dan menciptakan perubahan dari akar rumput hingga tingkat nasional.
Di Indonesia Jull Takaliuang, terpilih sebagai penerima penghargaan “Perempuan Tangguh dan Menginspirasi 2023”.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga di puncak acara peringatan Hari Ibu Nasional pada Jumat, 22 Desember 2023 di Jakarta.
Saat ini Dra. Jull Takaliuang, dipercayakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai Caleg nomor urut 1 Dapil Nusa Utara untuk DPRD Sulut. Selamat berkontestasi wahai sang wanita tangguh dan inspiratif!(*)
Penulis: Iverdixon Tinungki


Discussion about this post