• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

AJI Manado Gelar Workshop Jurnalistik Profesionalisme dan Etika dalam Pemilu

by Redaksi Barta1
19 November 2023
in News
0
AJI Manado Gelar Workshop Jurnalistik Profesionalisme dan Etika dalam Pemilu

Workshop jurnalistik soal profesionalisme dan etika dalam pemilu yang digelar AJI Manado. (foto: AJI Manado)

0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado bekerja sama dengan Google News Initiative, menggelar kegiatan Workshop Jurnalistik bertemakan Profesionalisme dan Etika Jurnalis dalam Pemilu, di Hotel Gran Puri Manado, Jumat (17/11).

 

Dua orang wartawan senior tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Workshop ini. Willy Pramudya, anggota Majelis Etik AJI Indonesia, bicara tentang Profesionalisme dalam Peliputan Pemilu, di mana dirinya menjelaskan tentang kode etik jurnalistik dan kode perilaku yang harus ditaati jurnalis.

 

Narasumber kedua adalah Hasudungan Sirait dari Badan Penguji UKJ AJI Indonesia. Bang Has sapaan akrabnya, bicara mengenai Peraturan dan Hukum Pers dalam Menghindari Jeratan Pidana dan Perdata.

 

Sementara itu, Ketua AJI Indonesia, Sasmito Madrim, yang membuka kegiatan Workshop via Zoom, menjelaskan jika pers memiliki peran yang sangat penting menjelang Pemilu, terutama untuk memberikan informasi yang mencerahkan, bermanfaat dan kritis bagi masyarakat.

 

Untuk itu diharapkan, para jurnalis bisa bekerja dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme dan kode etik, sehingga mampu mendorong terciptanya pemilihan umum yang demokratis dan berkualitas.

 

“Pers memiliki peran penting untuk demokrasi yang baik. Untuk itu, AJI merasa perlu untuk mengadakan kegiatan workshop terkait peran pers dalam Pemilu agar para jurnalis bisa memberikan informasi yang benar dan mencerahkan untuk masyarakat,” kata Sasmito.

 

Diakui Sasmito, memang banyak tantangan untuk jurnalis bekerja secara profesional di dalam situasi dan gejolak politik. Apalagi di Indonesia, sebagian pemilik media massa adalah tokoh partai politik yang secara terang-terangan mendukung pasangan calon tertentu.

 

Belum lagi terkait tekanan dan ancaman dari massa pendukung peserta pemilu, di mana hal itu bisa menyulitkan jurnalis bekerja secara profesional.

 

Apalagi Indonesia menurut Sasmito, memiliki pengalaman Pemilu sebelumnya, di mana informasi yang beredar justru mencitakan polarisasi di tengah masyarakat.

 

“Selain itu kesejahteraan jurnalis yang belum layak atau jauh dari harapan, bisa menimbulkan potensi jurnalis berlaku tidak profesional,” ujar Sasmito.

 

“Untuk itu, AJI Indonesia menilai perlu sebuah pelatihan bagi para jurnalis untuk meliput Pemilu, dengan harapan para jurnalis mampu bekerja secara profesional, mematuhi kode etik jurnalistik dan kode perilaku jurnalis,” ujar Sasmito kembali.

 

Ketua AJI Manado, Fransiskus Marcelino Talokon, menyebutkan jika polarisasi pada Pemilu masih berpotensi terjadi. Dan mirisnya, polarisasi itu sering dilakukan oleh para jurnalis itu sendiri lewat pemberitaan yang cenderung berpihak ke calon yang didukung.

 

Hal inilah yang menurut Fransiskus menjadi keresahan tersendiri mengingat fungsi pers dalam demokrasi itu sendiri.

 

“AJI melihat hal ini penting untuk diberikan pemahaman. Lewat workshop ini, para jurnalis yang menjadi peserta akan lebih paham dan mau bersikap profesional serta menjunjung tinggi peran pers beserta kode etiknya,” kata Frans kembali.

 

Penulis : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: AJI Manado
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Belajar Menonton Amato Dalam Belajar Melipat Kertas Poetri

Belajar Menonton Amato Dalam Belajar Melipat Kertas Poetri

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Paripurna DPRD Sulut, Feramitha Serukan Pembangunan Talud Muntoi dan Jalan Dumoga 23 April 2026
  • Krisis Air di Koha Minahasa: Antara Proyek Wisata dan Ancaman Bencana 23 April 2026
  • Polimdo Sambut Kunjungan Chung Yuan Christian University: Membuka Peluang Kolaborasi dan Beasiswa Internasional 23 April 2026
  • Wali Kota Bitung Serahkan Sertipikat PTSL 2026, Upaya Dorong Tertib Administrasi Pertanahan 23 April 2026
  • HUT Ke-169 GMIST Bait-El Lapango Dirayakan, Gedung Ibadah Baru Diresmikan 22 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In