Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menyukseskan agenda wisuda untuk gelombang ke II, di Sentra Medika Manado, Kamis (19/10/2023). Diketahui ada sebanyak 589 wisudawan yang diwisuda pada hari ini. Hal itu juga disampaikan langsung, oleh direktur bidang akademik Polimdo, Dr Tinneke Saroinsong, SST, Meng.
“Sampai tanggal 31 Agustus 2023 lulusan Polimdo mencapai 15.813 orang. Terdiri dari, program diploma I sebanyak 29 orang, diploma 2 sebanyak 1320 orang, diploma 3 sebanyak 9.026 orang, dan program sarjana terapan sebanyak 5.438 orang. Jumlah peserta wisuda gelombang kedua tahun 2023, sebanyak 589 orang,” ungkap Tinneke.
589 wisudawan, kata Tinneke, terdiri dari program diploma 3 sebanyak 84 orang. Program sarjana terapan, sebanyak 505 orang. Lulusan Polimdo, hingga hari ini berjumlah 16. 402. “Demikian laporan wisuda gelombang ke II tahun 2023 Polimdo yang bisa disampaikan pada hari ini,” ujar akademisi Jurusan Teknik Mesin Polimdo ini.
Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo MBA, memberikan sambutannya secara singkat bahwa Wisudawan sudah menjadi alumnus yang akan memberi gizi. Gizi bagi dirinya, keluarga dan orang-orang disekelilingnya. “Hal yang luar biasa jika adik-adik sampai dititik ini. Sambutan saya ini berbetuk pantun. Yang di pantun harus berdiri. Dua baris pertama mengatakan cakep, dan dua baris terakhir mengatakan amin,” jelasnya.
Karena dari pantun ini, kata Alelo, ada dambaan dan doa. Setelah mendengarkan pantun, ditutup dengan yel yel dari masing-masing jurusan. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Ir Alexander Watimena MSi, mengatakan hal utama adalah pengendalian diri. Semua keberhasilan dan kesuksesan, akan tercapai ketika mampu mengali pribadi secara baik. “Para wisudawan harus terus belajar tentang hal-hal yang baru, yang bisa memberikan nilai tambah dalam menumbuhkan pengetahuan dan keterampilan,” pesannya.
Sekalipun saudara-saudara sudah lulus dari perguruan tinggi. Jangan pernah puas dengan apa yang didapatkan hari ini. Teruslah mengembangkan diri, sebelum memperoleh pekerjaan maupun sudah bekerja. “Tanamkan dalam pikiran masing-masing bahwa pendidikan adalah investasi. Kita harus mencari ruang untuk terus belajar lebih luas lagi. Lakukan eksplorasi untuk berkembang di seluruh aspek kehidupan. Jangan takut keluar dari zona nyaman kalian,” terangnya.
Maka dari itu, ajak Alexander kepada Wisudawan, carilah tempat yang bisa menumbuhkan. Tempat, dimana bisa maju dan terdapat orang-orang yang hebat. “Jadilah orang-orang yang hebat, peneliti, pengali ilmu, dan pelaku yang berani dalam menjalani hidupnya,” tambahnya.
Kemudian, berkaitan dengan etika. Etika harus diperhatikan oleh setiap orang dalam menjalankan kehidupannya. “Etika merupakan modal yang membimbing kita dalam segala situasi. Ketika kita dalam persaingan, etika kita akan sangat diuji. Etika merupakan pondasi pada karakter kita, apalagi saudara sudah melakukan pendidikan teknis secara komprehensif di kampus Polimdo,” sahutnya.
Selalu memprioritaskan integritas, kejujuran, dan keadilan dalam setiap tindakan. Ketiga adalah motivasi pada masa depan yang gemilang. Motivasi untuk mencapai tujuan dan mewujudkan sebuah impian daripada wisudawan. Kelak akan berkerja keras, untuk bisa mencapai titik itu.
“Motivasi harus tetap hidup dalam diri kalian dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan. Saat memasuki dunia nyata, teman-teman akan menghadapi tantangan besar di depan. Mungkin, mengalami penolakan, kegagalan, dan hal lain yang tidak terduga.
Tetapi, jangan pernah menyerah. Jadikanlah motivasi, sebagai bahan bakar untuk mencapai yang apa yang diinginkan. Tetapkan, tujuan yang jelas dan mantapkan impian-impian besar dalam hidup kalian.
Sementara itu, Angelika Arselia Milady Soandakh, salah satu wisudawan dari Jurusan Akuntasi Polimdo bahagia dan mensyukuri setiap proses yang sudah dilewatinya. “Sampai dititik ini karena pertolongan Tuhan dan dukungan keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat,” singkatnya.
Setelah diwisuda, pastinya akan mencari pekerjaan untuk memulai proses selanjutnya dalam membangun masa depan.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post