Talaud, Barta1.com – Seorang nelayan asal Desa Kuma, Kecamatan Essang Selatan, Kabupaten Kepulauan Talaud dilaporkan hilang saat melaut, Selasa (24/01/2023).
Miser Larinda, nelayan asal Desa Kuma dilaporkan hilang saat menangkap ikan di wilayah perairan Essang dan Essang Selatan.
Kapolres Kepulauan Talaud, melalui Kapolsek Essang, Ipda Kris Laruanaung, S.AP mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi adanya nelayan asal Desa Kuma, Kecamatan Essang Selatan yang pergi melaut sejak Senin, (23/01/2023) dan sampai saat ini belum juga kembali.
Ungkap Laruanaung, berdasarkan keterangan istri korban, pada Senin (23/01/ 2023) sekitar Jam 06:00 Wita, Korban pergi melaut menggunakan perahu jenis pamboat warna putih, bis merah. Saat itu korban hendak menuju ponton di seputaran peraiaran Kecamatan Essang dan Essang Selatan untuk mencari ikan tuna dan tindarung.
Lanjutnya, saat hari mulai gelap, suaminya belum juga kembali dari melaut. Sesaat kemudian, istri korban menyuruh anaknya untuk menanyakan keadaan korban kepada nelayan – nelayan yang ada di Desa Maririk. Pasalnya, mesin pamboat yang digunakan oleh korban sering mengalami kerusakan.
Dari Nopi Poae, salah satu nelayan asal Desa Maririk, diperoleh informasi bahwa korban masih berada di ponton saat ia akan pulang. Sementara kondisi cuaca saat itu tidak baik.
Untuk upaya pencarian korban, Laruanaung menerangkan, hari ini Selasa (24/01/2023), sejak pagi hingga sore hari dilakukan penyisiran di sepanjang pantai dan wilayah perairan dengan menggunakan 5 unit pamboat oleh aparat TNI, Polri dan masyarakat, namun korban belum ditemukan.
Setelah dilakukan pencarian dan belum membuahkan hasil, keluarga korban akan meneruskan pencarian pada malam hari di wilayah perairan Kabupaten Kepualaun Sangihe.
“Kita sudah mengingatkan kepada pihak keluarga soal kondisi cuaca, apalagi sudah malam. Namun pihak keluarga tetap bersikeras untuk melanjutkan pencarian,” jelas Laruanaung.
“Kepada pihak keluarga yang akan meneruskan pencarian, diimbau agar tetap memperhatikan keselamatan diri dengan memperhatikan cuaca, membawa alat penerang, alat komunikasi serta membawa makanan agar bisa terus berkomunikasi dengan keluarga yang ada di kampung,” tukasnya.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post