Talaud, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengimbau warga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem sedang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Berdasarkan perkiraan cuaca oleh BMKG, cuaca ekstrem yang melanda wilayah paling Utara Indonesia ini diprediksi akan berlangsung hingga besok.
Kepada masyarakat, Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Drs. Moktar Arunde Parapaga mengimbau agar tetap mewaspadai berbagai potensi bencana di tengah cuaca ekstrem.
“Bagi masyarakat yang ingin melakukan aktifitas di luar rumah, terutama bagi nelayan, harus berhati – hati. Atau baiknya mengurungkan dahulu aktifitas melaut,” ujar Parapaga, Rabu (11/01/2023).
Kata Parapaga, wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, untuk bulan Januari dan Februari biasanya terjadi musim pancaroba seperti saat ini, dimana angin barat dan barat daya bertiup kencang dan disertai hujan sehingga berpotensi terjadinya bencana.
Lanjutnya, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, yakni, berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah dan tidak keluar jika tak mendesak.
“Bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan pohon – pohon besar, bantaran sungai, pesisir pantai, serta pengguna jalan diharapkan untuk waspada terhadap potensi terjadinya longsor, banjir, abrasi dan pohon tumbang,” jelasnya.
“Perubahan cuaca sangat cepat terjadi dan tidak bisa diterka. Untuk itu, masyarakat tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan pihak – pihak terkait kebencanaan,” ungkapnya.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post