• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Mahasiswa Polimdo Belajar AI dari Tim ASEAN: Bisa Menjadi Teman Maupun Ancaman

by Meikel Eki Pontolondo
9 Mei 2026
in Edukasi
0
Mahasiswa Polimdo Belajar AI  dari Tim  ASEAN: Bisa Menjadi Teman Maupun Ancaman
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Coding Bee Academy mengunjungi Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan kuliah umum bertema Google ASEAN dan pengenalan Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut berlangsung di Theater Polimdo, Jumat (8/05/2026).

Penandatanganan MoU Polimdo dan Coding Bee (Foto: Meikel/Barta)
Penandatanganan MoU Polimdo dan Coding Bee (Foto: Meikel/Barta)

Kuliah umum itu dihadiri mahasiswa dari Jurusan Administrasi Bisnis, Akuntansi, dan Pariwisata Polimdo, serta jajaran pimpinan kampus. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, dan Juliet Makinggung, SE., MSi.

Sementara dari pihak Coding Bee Academy, hadir Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F, serta Pimpinan Coding Bee Academy Manado sekaligus CEO Hive Edu, Benareli Evan Wirasetya.

Dalam sambutannya, Benareli mengatakan bahwa kehadiran mereka bertujuan memberikan pemahaman kepada civitas akademika Polimdo mengenai perkembangan AI yang kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Hari ini kami ingin berbagi pemahaman tentang AI yang kini sudah menjadi bagian dari hidup kita. Dulu mungkin masih banyak pandangan negatif maupun positif tentang AI, tetapi seiring perkembangan zaman, teknologi ini tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia,” ungkap Benareli.

Ia menjelaskan, perkembangan AI kini semakin nyata dan dekat dengan masyarakat. Bahkan, saat membuka mesin pencarian Google, teknologi AI menjadi salah satu fitur utama yang pertama kali muncul.

“AI memang tidak bisa kita hindari, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan bijak. Kita harus memahami etika penggunaan AI, mana yang berdampak positif dan mana yang bisa membawa dampak negatif. Sebab, selain membantu, AI juga bisa menjerumuskan jika digunakan tanpa pemahaman yang baik,” tambahnya.

Benareli juga menyoroti sejumlah kasus penyalahgunaan AI yang mulai terjadi di Kota Manado, bahkan di tingkat pelajar SMP dan SMA.

“Kami ingin melakukan brainstorming bersama hari ini. Akan ada materi yang dibawakan oleh beberapa narasumber, semoga bisa membuka wawasan kita semua tentang apa itu AI,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai AI sebenarnya sudah mulai diperkenalkan di lingkungan Polimdo sejak tahun 2016 melalui seminar internal yang menghadirkan peneliti dari berbagai negara, termasuk Jepang.

“Pada tahun 2016, para peneliti sudah mempresentasikan tentang AI. Saat itu kita masih bertanya-tanya seperti apa AI sebenarnya, tetapi sekarang perkembangannya sudah sangat pesat. Karena itu, adik-adik mahasiswa patut bersyukur mendapat kesempatan belajar langsung dari Emba Fathma dan Bang Benareli,” terang Maryke.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak ragu bertanya dan memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan baik.

“Jangan malu kalau belum tahu. Semua ini dipersiapkan untuk membantu mahasiswa memahami perkembangan teknologi yang sedang terjadi,” tuturnya.

Pentingnya Etika dalam Penggunaan AI

Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F (Foto : Meikel/Barta).
Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F (Foto : Meikel/Barta).

Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy, Fathmayayuta F, menegaskan bahwa AI dapat menjadi teman maupun ancaman, tergantung bagaimana manusia menggunakannya dengan etika yang tepat.

“Etika dalam penggunaan AI sangat penting. Dari situlah kita bisa menentukan apakah AI akan memberi manfaat atau justru menjadi ancaman bagi diri sendiri,” jelasnya.

Menurut Fathma, saat ini penyalahgunaan AI semakin marak, termasuk penggunaan data pribadi yang berujung pada tindak penipuan digital.

“Banyak kasus penipuan menggunakan AI karena masyarakat belum memahami cara kerja teknologi ini. Bahkan data pribadi bisa tersebar tanpa disadari. Karena itu, pemahaman dan etika penggunaan AI sangat diperlukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan platform berbasis AI, terutama terkait keamanan data pribadi.

“Kami menyarankan agar menggunakan email khusus untuk kebutuhan AI dan tidak memakai email utama yang berisi banyak data pribadi. Sebab, data pribadi yang dimasukkan ke platform AI bisa menjadi celah terjadinya penipuan di kemudian hari,” ujarnya.

Menurutnya, alamat email saat ini merupakan data yang sangat sensitif dan perlu dijaga dengan baik.

MoU untuk Penguatan Literasi Digital Mahasiswa

Dalam kesempatan tersebut, Fathmayayuta menjelaskan bahwa kerja sama antara Coding Bee Academy dan Polimdo bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa serta membangun pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan AI sesuai bidang keilmuan masing-masing.

“Nantinya akan ada kelas lanjutan di setiap jurusan agar mahasiswa lebih memahami penggunaan AI sesuai kebutuhan bidang studinya. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran digital dan penggunaan AI yang bijak,” pungkasnya.

Ia juga menyebut dirinya menjadi salah satu perwakilan yang ditunjuk tim ASEAN untuk membantu penyebaran edukasi dan pemahaman AI di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Coding BeeMoUpembelajaran AIpolimdo
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Penasehat Gerak Sulut Jim Robert Tindi

GERAK Sulut: Warga Sitaro Jangan Terprovokasi, Hormati Proses Hukum Tersangka CIK

Discussion about this post

Berita Terkini

  • GERAK Sulut: Warga Sitaro Jangan Terprovokasi, Hormati Proses Hukum Tersangka CIK 9 Mei 2026
  • Mahasiswa Polimdo Belajar AI dari Tim ASEAN: Bisa Menjadi Teman Maupun Ancaman 9 Mei 2026
  • Surat Terbuka Bupati Chyntia Kalangit Menuai Kritik Sekretaris Partai Golkar Sitaro 8 Mei 2026
  • Produk UMKM Curi Perhatian Generasi Z di Bazar Mahasiswa Polimdo 8 Mei 2026
  • Berawal dari Riset di Tongkaina, Mahasiswi Polimdo Buat Produk Haratea Dari Daun Pisang 8 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In