Manado, Barta1.com – Dari 42 peserta yang mendaftarkan diri sebagai peserta sertifikasi pilot drone, hanya 35 dinyatakan lulus.
Hal itu disampaikan langsung Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Regional Sulut, Mad Syarief kepada Barta1.com, Minggu (03/4/2022). “Banyak selamat ke 35 peserta yang lulus sertifikat pilot drone yang digelar selama 2 hari di Politeknik Negeri Manado. Ilmu dan keterampilan yang didapatkan kiranya bisa bermanfaat dangan baik,” ungkapnya Syarief.
“Tetap patuh pada aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah tentang penggunaan pesawat udara tanpa awak (puta) serta bisa menerbangkannya dengan baik dan aman. Bertanggung jawab dan berwibawa,” tuturnya.
Lanjutnya, yang tidak lulus jangan berkecil hati. Terus giat latihannya. “Untuk ke depannya APDI Regional Sulut akan kembali menggelar ujian sertifikasi kembali. Bagi instansi swasta maupun pemerintah agar bisa menggunakan pilot-pilot drone yang sudah bersertifikasi guna menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” ajaknya.
Peserta sertifikasi pilot drone, Braily Kasangke (Siswa SMKN 2 Manado) mengatakan mengendalikan drone merupakan suatu kebanggaan yang tidak pernah terpikirkan. “Selama 2 hari saya mendapatkan ilmu yang sangat berharga, dimana bisa mengoperasikan drone sesuai dengan pengetahuan yang diberikan. Apalagi, sudah menjadi bagian dari APDI Regional Sulut,” katanya.
Kasangke saat ditanyakan kesulitan yang dihadapi di lapangan, ia menjawab cuaca yang tidak baik seperti angin dan hujan. “Akan tetapi, apa yang saya dapatkan saat ini, akan saya bawah dan ajarkan di sekolah,” pungkasnya.
Diketahui pelaksanaan sertifikasi pilot drone digelar pada Kamis-Jumat 31 Maret hingga 1 April 2022 di Polimdo.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post