• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Lowian Desa Tumpuan Pangan 3 Kota di Sulut Keluhkan Pupuk dan Air

by Rendy Saselah
30 Desember 2021
in Daerah
0
Aktivitas Petani di Desa Lowian, Kecataman Maesaan, Minsel, Sulut (Foto: Vigel Langi)

Aktivitas Petani di Desa Lowian, Kecataman Maesaan, Minsel, Sulut (Foto: Vigel Langi)

0
SHARES
462
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado,Barta1.com – Kota Manado, Kota Kotamobagu, dan Tomohon merupakan 3 daerah yang menjadi konsumen tetap Desa Lowian, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut). Sayur sawi, cabai, tomat, jahe, jagung manis, semangka, ketimun, buncis dan kelapa merupakan hasil pertanian masyarakat Lowian yang menjadi buruan tiga daerah tersebut.

“Cepat pertumbuhannya adalah sayur sawi, tidak sampai sebulan sudah bertumbuh, jika di jual sikat sayur sawi itu Rp. 10.000,” ungkap salah satu petani di Desa Lowian, Serfa S. Langi kepada Jurnalis Barta1.com, Rabu (30/12/2021).
Sedangkan cabai, dan tomat itu masa panennya 2 sampai 3 bulan, dan dihargai perkilo cabai Rp. 70.000, sedangkan tomat per bal itu Rp. 80.000. “Untuk Jahe itu masa pertumbuhannya hampir 1 tahun, kelapa 6 bulan sekali, ketimun 1 hingga 2 bulan, dan jagung masa panen masa 40 hingga 50 hari,” jelasnya lagi.

Daya belinya pun beda-beda, Kota Tomohon sering pesan sayur dan ketimun, untuk Kota Manado dan Kota Kota Mobagu itu lebih banyak ke cabai, tomat, jahe dan jagung manis. Dengan menyesuaikan permintaan sekali panen pastinya bisa mendapatkan keuntungan lima ratus hingga jutaan untuk satu jenis tumbuhan.

“Setiap keuntungan pastinya untuk kebutuhan keluarga, menabung, dan biaya anak sekolah, dan juga disimpan hingga mencukupi kebutuhan sampai masa panen lagi.” Ungkapnya.

Ia pun komit bahwa seberapapun hasilnya harus disyukuri, karena menjadi petani harus banyak bersabar. Petani tetaplah petani, tidak seperti pekerjaan lainnya bisa naik jabatan. Akan tetapi, dengan buah tangan petani bisa menghidupi masyarakat di perkotaan. Setiap harinya Serfa S. Langi hidup bersama istrinya Jelly Rorimpandey, dan dua anaknya yang saat ini mengenyam pendidikan tinggi dan sekolah menengah pertama.

Menulusuri problem petani Lowian, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minsel, Sulut. Desa Lowian kaya akan alam dimana tanah-tanahnya yang subur menjadikannya salah-satu daerah yang menjadi benteng pangan Provinsi Sulawesi Uatara. Geliat pertanian di desa ini sudah ada sejak tahun 30-an. Namun dewasa ini, kurangnya pasokan air di musim panas dan hama menjadi persoalan yang belum menemukan solusinya.

Serfa S. Langi lelaki 45 tahun yang sudah 10 tahun menjalankan profesinya sebagai petani mengeluhkan soal musim panas di bulan Juni, Juli dan Agustus. “Jika musim panas akan terjadi kekeringan, yang berdampak pada gagal panen. Tetapi, ada beberapa lahan yang bisa diselamatkan akibat irigasi, dan menggunakan mesin pemompa air agar lahannya bisa mendapatkan air,” ucapnya.

Dirinya juga menyoroti terkait pupuk bantuan dari pemerintah. Ia berharap masalah pupuk bisa diperhatikan oleh pemerintah, dan penyalurannya harus sama rata, agar pertanian di desa Lowian tetap bertahan. “tidak semua petani dapat, hanya orang-orang itu saja yang dapat. Saya hingga saat ini tidak pernah mendapatkan bantuan pupuk, jika pun membeli itu mahal,” imbuhnya.

Serfa S. Langi bercerita bahwa sebagian besar masyarakat masih menggunakan pestisida untuk membunuh hama, meski begitu dirinya berencana kedepannya akan menggunakan bahan organik agar lebih aman dan ramah lingkungan. “Kami kedepannya sudah akan menggunakan bahan organik untuk mengusir hama, agar lebih ramah akan lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, jarak Desa Lowian dengan ibu Kota Sulut berkisar 116,6 KM, dengan waktu 3 jam menuju lokasi menggunakan roda dua dan empat.

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: LowianSerfa S. LangiSulut
ADVERTISEMENT
Rendy Saselah

Rendy Saselah

Next Post
Kronologis Hidung Mantan Bupati Boltim Digigit Hingga Berdarah

Kronologis Hidung Mantan Bupati Boltim Digigit Hingga Berdarah

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ketua KONI Sangihe Dukung Jemsy Ambones Sitania Hadapi Final Kejurnas Tinju 24 Oktober 2026
  • Wabup Sangihe Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM 24 Oktober 2026
  • Bupati Thungari Jadi Pembicara Konferensi Internasional, Bawa Aspirasi Masyarakat Pesisir Sangihe 24 Oktober 2026
  • Kantor Pertanahan Sangihe dan BRI Tahuna Perkuat Sinergi Lewat Senam Zumba 24 Oktober 2026
  • LPS Gelar FINLAB di Polimdo, Dorong Mahasiswa Melek Literasi dan Inklusi Keuangan 24 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In