Sangihe, Barta1.com – Pandemi juga menyasar Kecamatan Marore, sebuah gugusan pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Marore adalah tapal batas NKRI dengan negara tetangga Filipina.
Sebelah Utara berbatasan dengan Pulau Balud dan Saranggani (Filipina), sebelah Timur berbatasan dengan Kepulauan Talaud, dan sebelah Barat berbatasan dengan Laut Sulawesi, dan sebelah Selatan berbatasan dengan Kepulauan Sangihe (Ibu kota Kabupaten).
Dalam bayang-bayang pandemi Covid-19, pun Marore menjadi yang butuh perhatian khusus dari beberapa daerah lainnya. Di sana sempat terdapat belasan kasus konfirmasi positif Covid-19 meski sekarang sudah dinyatakan sembuh.
keterbatasan akses transportasi menjadi kendala utama dalam menyelematkan warga di sana dari pandemi global ini, baik dari segi pelayanan darurat medis, atau pelayanan program vaksinasi.
Akan tetapi kehadiran TNI Angkatan Laut (AL) di sana mengurai keterbatasan tersebut. Percepatan vaksinasi dalam rangka pencapaian herd immunity, Pos TNI AL di sana saat ini sementara melakukan aksi penjemputan dan pengantaran menggunakan boat bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan vaksinasi di Puskesmas Marore.
Komandan Posal Marore Letda Laut (P) Suendra yang memimpin aksi jemput bola menyebutkan, hal itu sebagai upaya TNI AL untuk mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.
“Sesuai instruksi dan perintah langsung dari Danlanal Kolonel Laut (P) Sobarudin M.Tr Hanla, agar seluruh Posal melaksanakan bantuan serta mendukung instruksi pimpinaan guna tercapainya Herd Immunity. Dan Posal Marore melakukannya dengan membantu antar jemput masyarakat pulau-pulau di wilayah Kecamatan Marore untuk mendapat pelayanan vaksinasi di Puskesmas Marore,” ungkap Suendra.
Suendra sadar betul penggunaan perahu nelayan akan sangat terbatas dalam melakukan penjemputan masyarakat. Oleh karena itu menurutnya atas inisiatif dan instruksi pimpinan, Posal Marore ikut serta dalam hal memobilisasi masyarakat kepulauan yang ada. “Selain Pulau Marore ada lagi beberapa kepulauan di wilayah Kecamatan Kepulauan Marore seperti kemboleng, Kawio serta Matutuang,” terang Suendra.
Dirinya juga mengimbau agar masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Marore untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menyukseskan kegiatan program vaksinasi.
“Semoga dengan masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes dan vaksinasi, maka wabah pandemi ini bisa segera berakhir, dan masyarakat bisa kembali melaksanakan aktivitas dengan normal,”ujarnya, seraya mengatakan cuaca sangat mendukung sehingga kegiatan antar jemput berlangsung aman dan lancar.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post