Manado, Barta1.com – Beredar isu di Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo) akan menggelar wisuda secara daring (dalam jaringan), pada 26 November 2020.
Pelak saja, isu tersebut membuat sebagian mahasiswa menolak adanya wisuda daring. Berbagai cara dilakukan mahasiswa guna menolak wisuda daring. Salah satunya dengan melakukan voting. Dan hasil voting memunculkan dua ratus lebih mahasiswa memilih wisuda secara tatap muka.
Penolakan pun, disampaikan mahasiswa akhir Jurusan Administrasi Bisnis (AB), Elzaa Saroinsong. Ia mengatakan jika mau ditanya saat ini, sangat-sangat menolak penerapan wisuda daring. Dimana saat proposal hingga skripsi dilakukan secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan, kenapa saat wisuda harus daring atau online.
“Jika wisuda online dilakukan, sangat mengecewakan. Jika wisuda daring, lebih baik ujian proposal hingga skripsi juga dilakukan secara daring sejak awal,” ucap Elzaa, Senin (16/11/2020).
Sampai saat ini belum ada info yang pasti apakah Politeknik Negeri Manado akan wisuda secara daring/online atau tatap muka.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Manado, Mareyke Alelo dihubungi Barta1.com, Selasa (17/11/12), menyampaikan, bahwa kampus masih mempertimbangkan beberapa opsi yang ada.
“Mohon doanya agar keputusan ini dapat memuaskan semua orang. Entah dilakukan secara daring, luring per jurusan atau drive thru per jurusan. Semua tinggal menunggu opsi mana yang akan dipilih, sekali lagi mohon doanya,” paparnya.
Peliput : Meikel Pontolondo



Discussion about this post