• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Patung Presiden Soekarno di Pulau Perbatasan Marore Roboh

by Agustinus Hari
22 Juli 2020
in Daerah, News
0
Patung Presiden Soekarno di Pulau Perbatasan Marore Roboh

Patung Presiden Soekarno di Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe. (foto: istimewa)

0
SHARES
858
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Patung Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno atau Bung Karno di perbatasan Indonesia-Filipina tepatnya di Pulau Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, roboh akibat terpaan angin yang cukup kencang.

Menurut Camat Kepulauan Marore, Imelda Lawendatu, badan patung yang roboh itu telah diamankan di kantor camat daerah setempat. “Hari sabtu, 23 Mei 2020 pukul 13.30 Wita kerena angin kencang sehingga mengakibatkan Patung Soekarno yang terletak di wilayah Pelabuhan Marore telah roboh,” kata Camat Kepulauan Marore, Imelda Lawendatu, lewat pesannya ketika dihubungi Barta1.com, Selasa (21/7/2020).

Banyak dugaan, patung yang dibuat kisaran tahun 2015 itu tidak kuat dikarenakan proyeknya tidak selesai dengan baik. Berbagai sumber menyebutkan sebenarnya patung tersebut akan dibangun di pusat kota Tahuna namun kemudian dipindahkan di pulau perbatasan.

Bung Karno sendiri, merupakan pemimpin yang banyak dikagumi oleh orang-orang kepulauan di Nusa Utara. Salah satu bukti sejarah menunjukkan berdirinya Partai Nasionalis Indonesia (PNI) bentukan Soekarno (1927) pertama di luar pulau Jawa adalah di Pulau Siau, yang dibawa GE Dauhan pada tahun 1928.

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: camat maroreimelda lawendatumarorePatung Presiden SoekarnoPatung Presiden Soekarno di Maroresangihe
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Kisah Penyerbuan Bajak Laut di Sulawesi Utara

Kisah Penyerbuan Bajak Laut di Sulawesi Utara

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ajang Talenta SMP 2026, Ruang Pembinaan Prestasi dan Karakter Siswa Sangihe 30 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In