• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, April 20, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Gallery

Gubernur Sulut Sebut Pemkot Manado Usulkan PSBB Tanpa Kesiapan

by Agustinus Hari
19 Mei 2020
in Gallery
0
Gubernur Sulut Sebut Pemkot Manado Usulkan PSBB Tanpa Kesiapan

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey saat konferensi pers di Kantor DPRD Sulut, Selasa (19/5/2020). (foto: istimewa)

0
SHARES
155
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Kota Manado mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meski begitu, pengajuan itu dinilai tanpa kesiapan.

“Saya pernah bertanya kepada Wali Kota Manado. Jika mau PSBB kesiapanya mana? Buat apa penerapan PSBB tapi kalian masih kumpul-kumpul dan tata tertibnya tidak ada,” kata Gubernur Sulut, Olly Dondokambey ditemui di Kantor DPRD Sulut, Selasa (19/5/2020).

PSBB itu, kata Olly, ada konsekuensinya. Diantaranya konsekuensi hukum dan pemerintah. “Kalau masyarakat tidak keluar rumah siapa yang mau kasih makan,” tanya Olly.

Jangan hanya meminta PSBB tapi tidak ada kesiapan, apalagi jika aparat tidak mau ada pengamanan yang ketat. “Contohnya saja, pengamanan di Bandara Sam Ratulangi Manado. Para penumpang telah menunjukkan hasil rapid test dan surat kesehatan tetapi kami harus melakukan rapid test kembali. Dan hasilnya baru-baru ini, dari 37 penumpang ada satu yang reaktif,” ucapnya.

Dari 1 yang reaktif, 36 penumpang lainya jadi stres sendiri, maka mereka harus di karantina sesuai protap penanganan Covid-19. “Untuk itu, jika mengusulkan PSBB perlu ada kajian yang jelas,” pungkas Olly.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: olly dondokambeyPembatasan Sosial Berskala Besar
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Opa Dondokambey Senang Terima Bantuan dari PT Tirta Investama Airmadidi

Opa Dondokambey Senang Terima Bantuan dari PT Tirta Investama Airmadidi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Jalan Berlubang di Sulut: Keluhan Warga Menggema, Respons Diharapkan Nyata 20 April 2026
  • Dari Bibit Tomat hingga Rafting: Cara KMPA Tansa Rayakan Hari Bumi di Manado 19 April 2026
  • IKA Polimdo: Larangan Vape adalah Investasi Kesehatan Mahasiswa 19 April 2026
  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In