Sangihe, Barta1.com – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Manganitu, laki-laki 50 tahun yang meninggal pada Jumat 17 April 2020 lalu telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah hasil swab test diagnosa akhir keluar pada, Kamis (23/4/2020).
“PDP yang meninggal lalu usia 50 tahun, telah dinyatakan negatif,” kata dr Jopy Thungari, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Sangihe.
Sementara itu, Nicky Lombote, anak almarhum meminta kepada aparat Kampung Kauhis, Kecamatan Manganitu, kedepannya sekiranya dapat mengedukasi masyarakat terkait pemahaman tentang Covid-19, agar stigma negatif yang mereka alami selama ini dapat terhindarkan.
“Pemerintah Kampung harus kuat memberikan edukasi kepada masyarakat. Terkait bagaimama kira-kira kalau misalkan ada ODP, PDP, bagaimana masyarakat saling membantu,” ujarnya lewat telepon, Kamis (23/4/2020).
Mewakili keluarga, Nicky berterima kasih kepada para medis dan tim lapangan satuan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah menjaga Ibunya dengan baik selama menjalani masa Karantina.
“Terima kasih tim satgas Covid-19 luar biasa sudah menjaga mama selama Karantina,” katanya.
Saat ini pihak Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Sangihe sedang mempersiapkan pemulangan istri dari almarhun yang telah dinyatakan negatif.
“Kita akan persiapkan untuk keluar dan juga bagimana supaga ketika dia keluar, di masyarakat tidak ada stigma. Ini sementara komunikasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kampung,” ujar dr Jopy Thungari.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post