• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Pelecehan 6 Orang Anak SD Berakhir Damai di Polres Sangihe

by Ady Putong
4 Maret 2020
in Daerah, News
0
Pelecehan 6 Orang Anak SD Berakhir Damai di Polres Sangihe

Ilustrasi (gambar: pixabay)

1.6k
SHARES
124
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Lelaki berinisial JR atau Ance (62) di Kabupaten Kepulauan Sangihe tega melakukan pelecehan seksual kepada enam orang anak Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tahuna Timur.

Kejadian ini terkuak melalui keterangan guru-guru sekolah tempat enam orang anak tersebut menimba ilmu. Salah seorang guru, P. Makapedua, menuturkan, tak hanya dirinya, ada juga teman guru yang sudah diceritakan oleh anak-anak tersebut, bahwa mereka dicium serta dipegang di bagian tubuh yang tak wajar.

“Meski kejadian ini terjadi di luar sekolah, saya mengimbau kepada salah satu orang tua karena mereka telah melaporkannya ke Polisi untuk bersabar, jangan bermain hakim sendiri, karena kalau itu terjadi nanti kebenaran akan tertutup. Jadi serahkan proses ke Kepolisian,” imbau Makapedua kepada orang tua korban.

Lanjut Makapedua, anak-anak tersebut ada yang kelas 3 dan kelas 5. Untuk mendapatkan keterangan lebih jelasnya dari anak-anak yang terduga korban, dirinya dan guru-guru lainnya melakukan pendekatan khusus sehingga kasus tersebut telah sampai di tangan kepolisian.

“Jadi pada waktu itu saya lebih mengutamakan ketenangan anak-anak karena anak-anak ba curhat. Entahlah, tapi tidak mungkin anak-anak berdusta, ini anak-anak kan polos. Saya hanya menyampaikan kepada orang tua untuk bersabar, yang penting kasus ini sudah di tangan kepolisian,” tutur Makapedua ketika ditemui di rumahnya, Kamis (4/3/2020).

Ironisnya proses hukum kasus tersebut berujung damai. Kondisi itu membuat Lembaga Perlindungan Anak Sulawesi Utara, melalui ketuanya Jull Takaliuang, angkat bicara mengecam keras kejadian itu dan prosesnya. Takaliuang meminta adanya tindakan hukum sesuai undang-undang, sebab menurut dia dengan pelakunya orang dewasa berpotensi tidak jera dan rawan melakukannya lagi. Apalagi tidak diproses hukum.

“Tidak boleh ada perdamaian kalau kasus delik seperti ini, korbannya anak-anak. Harus ada efek jera buat pelaku,” ungkap Takaliuang.

Oleh karena itu dirinya meminta kepada orang tua korban untuk bisa memahami bahwa proses hukum tidak akan memberatkan mereka, tapi menghukum pelaku supaya tidak melakukan hal yang sama, baik kepada korban yang sama, maupun kepada anak-anak lainnya.

Takaliuang juga mengherankan sikap kepolisian dalam penanganan kasus itu yang berujung dengan damai.

“Yang mengherankan kenapa ada penegak hukum yang tidak clear perspektifnya tentang penegakan hukum perlindungan anak. Harusnya polisi tidak memediasi kasus seperti ini, Polisi harus tegas sesuai koridor hukum,” ungkap Takaliuang, aktivis perempuan yang telah diakui PBB kiprahnya di bidang kemanusiaan.

Sementara itu menurut Bripka Rolyns T. Kansil selaku piket SPKT Polres Sangihe, pada Rabu, (4/3/2020) para orang tua korban meminta untuk dimediasi secara kekeluargaan, karena merasa kasihan kepada pelaku yang sudah berumur tua.

“Kami tanyakan kepada pihak orang tua bagaimana masalah ini, mereka memilih untuk mediasi, karena mereka masih rasa kasihan kepada itu bapak pelaku, karena bapak berumur 62 tahun. Proses ini diselesaikan secara kekeluargaan dengan surat pernyataan. Jadi sudah diselesaikan oleh orang tua dari anak-anak tersebut. Ada enam orang tua dengan pelakunya. Surat pernyataannya ada di sini dan yang mewakili dua orang ibu, pelakunya sebagai pihak pertama,” ujar Kansil.

Berdasarkan keterangan Bripka Rolyns T. Kansil, pengakuan dari pelaku kepada orang tua dari anak-anak tersebut, dirinya hanya memegang-megang tubuh korban lalu mencium-cium. Aksinya itu dilakukannya di saat anak-anak itu belanja ke warung miliknya.

“Jadi saat belanja, di situlah dia melakukan, dia memegang, dia cium-cium,” Jelas Kansil di ruang SPKT Mapolres Kepulauan Sangihe, siang tadi.(*)

Peliput : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: jull takaliuangpelecehan anaksangihetahuna timur
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Komisi IV Fokus Berantas Pungli di Sekolah

Komisi IV Fokus Berantas Pungli di Sekolah

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Evaluasi Rutin Kepala Lingkungan, Altin Tumengkol: Kinerja Buruk Bisa Diganti Kapan Saja 8 Agustus 2026
  • Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara 8 Agustus 2026
  • Minyak hingga Paving Block, Polimdo Berbagi Inovasi Pengelolaan dan Bantuan Tempat Sampah di Malalayang Dua 7 Agustus 2026
  • Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencurian Belasan Tabung Gas dan Kursi Plastik di Kecamatan Girian 7 Agustus 2026
  • Galakkan Indonesia Asri Langit Biru, DPC Partai Demokrat Talaud Sentuh Masyarakat 7 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In