• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Sepekan Bencana Manado, Warga Mahawu Keluhkan Bantuan

by Agustinus Hari
7 Februari 2019
in Daerah
0
Sepekan Bencana Manado, Warga Mahawu Keluhkan Bantuan

Relawan yang membantu membersihkan rumah warga yang terdampak bencana di Kelurahan Mahawu, Tuminting. (FOTO: MEIKEL/BARTA1)

224
SHARES
96
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Sepekan sudah bencana alam di Manado, Sulawesi Utara. Banjir dan tanah longsor yang terjadi di 8 kecamatan ini menyisihahkan duka mendalam bagi keluarga empat korban yang meninggal dunia.

Tak hanya itu, saat proses pemulihan pasca bencana banyak warga yang mengeluh karena belum tersentuh bantuan pemerintah.

Keluarga Lapian Pontoh, warga Mahawu Lingkungan IV, Tuminting, salah satu korban tanah longsor mengeluhkan sampai saat ini belum ada bantuan alat berat dan drum truk membantu pembersikan puing-puing yang berserakan. “Alat berat itu kami butuhkan juga guna mengangkat puing-puing,” ujar Dirgantara Lapian, Rabu (6/2/2019).

Ia menyebutkan, karena tidak ada bantuan selama beberapa hari keluarga membersihkan puing-puing dengan tenaga seadanya. “Saya mengharapkan pihak pemerintah bisa membantu mengirim alat berat dan drum truk,” tuturnya.

Richy Mahengkeng, relawan bencana yang membersihkan rumah Keluarga Lapian Pontoh, mengeluhkan kurangnya tenaga untuk pembersihan. “Rumah ini pasca bencana rusaknya sangat parah,” kata Richy.

Peliput : Meikel Eki Pontolondo

Barta1.Com
Tags: bencana manadokelurahan mahawutuminting
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Pemkab Sangihe Buka Perekrutan P3K

Pemkab Sangihe Buka Perekrutan P3K

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026
  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In