• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

4 Meninggal, 2.523 Jiwa Terdampak Bencana Manado

by Agustinus Hari
4 Februari 2019
in Daerah
0
4 Meninggal, 2.523 Jiwa Terdampak Bencana Manado

Kelurahan Mahawu terkena banjir pada 1 Februari 2019 lalu. (FOTO: BARTA1)

84
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MANADO, BARTA1.COM – Jufri Tamu (40-an) tak henti-hentinya membersihkan lantai rumahnya. Sejak kena banjir 1 Februari 2019 lalu, air masuk setinggi pagar rumah. Warga Kelurahan Mahawu Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting ini hanya bisa pasrah dengan kondisi yang dialaminya.

“Sejak pagi membersihkan rumah. Belum dapat bantuan makanan dari pemerintah,” kata Jufri ditemui Barta1.com, Senin (4/2/2019).

Tak hanya Keluruhan Mahawu yang kena dampak bencana cukup parah, juga terjadi di Bailang, Sumompo, dan Tuminting. Bencana banjir mengakibatkan berbagai kerugikan yang dialami seperti kerugian material, perlengkapan rumah tangga sampai surat-surat berharga.

Pantauan media, warga di Wilayah Manado Utara ikut membantu membersihkan rumah. Terlihat juga para relawan dan Polisi Pamong Praja, dan petugas medis di pos kesehatan dekat lokasi kejadian bencana. Termasuk dapur umum yang digawangi sejumlah ibu-ibu.

“Untuk makan sampai saat ini, masih ada yang memberikan kepada kami, dari berbagai pos-pos bantuan dari pihak swasta,” papar Jufri.

Dia juga meminta kepada pemerintah Kota Manado dan Provinsi Sulut memperhatikan aliran sunggai Bailang. “Mohon diperlebar dan adakan pengerukan di sungai tersebut. Jika tidak ada tindakan pelebaran dan pengerukan di sunggai Bailang, maka kejadian seperti ini akan terjadi setiap kali datangnya hujan, karena sungai yang berada di area kami ini. Pasirnya sudah naik, mengakibatkan setiap hujan aliran sungai sudah tidak memadai sampai-sampai meluap ke pemukiman warga,” tuturnya.

Dengan bencana ini, kata dia, pemerintah harus memberikan bantuan kepada setiap keluarga yang terkena dampak bencana. “Jika saya mau ungkit kerugian yang dialami juga tidak enak. Karena saya tidak masuk dalam 15 meter dari bantaran sungai yang seharusnya dapat perhatian pemerintah. Intinya kami memohon agar pemerintah turun langsung dan melihat kondisi kami saat ini,” tuturnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Manado, ada 2.523 jiwa atau 727 kepala keluarga yang kena dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di 8 Kecamatan, dan 23 Kelurahan. “Empat orang meninggal. Dua orang anak balita dan dua orang dewasa akibat banjir dan longsor,” kata Kepala BPBD Manado, Maximilian Tatahede.

Peliput : Meikel Eki Pontolondo

Barta1.Com
Tags: bencana manadomahawumanado
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Malam Imlek di Kampung Cina Manado Dijaga Ketat

Malam Imlek di Kampung Cina Manado Dijaga Ketat

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026
  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In