SANGIHE, BARTA1.COM – Dipimpin langsung Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong, masyarakat Sangihe kembali menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Sulawesi Tengah, terutama Palu, Sigi dan Donggala.
Rombongan yang pembawa bantuan itu antara lain, unsur Forkopimda Sangihe, Kesbangpol Sangihe, Dandim 131 Sangihe, Kajari, Wakapolres, serta perwakilan Sinode GMIST, serta instansi terkait beserta para relawan.
Setibanya di Palu, Senin (19/11/2018) bertempat di rumah keluarga Wentinusa-Pusung, Jalan Jatijaya 02 Palu, acara penyaluran bantuan dilaksanakan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Victor Saselah.
Secara simbolis Wakil Bupati Kepulauan Sangihe menyerahkan bantuan yang diterima langsung Ketua Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala, DR Alexander Rondonuwu MTh.
Selanjutnya Dandim 131 Sangihe, Kajari, Wakapolres, Kaban Kesbang dan mewakili Sinode GMIST menyerahkan bantuan kepada perwakilan anggota Rukun Sengkanaung dan Kerukunan Sangihe Besar di Sulawesi Tengah, yang disambut oleh ketua Rukun Sengkanaung, Maxwel Pulu mewakili dua organisasi rukun yang ada di Sulawesi Tengah.
Alexander Rondonuwu memberikan apresiasi dan penghargaan tulus atas bantuan yang diserahkan oleh Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Walaupun jarak begitu jauh namun masih membagi berkat membantu meringankan beban kami pasca bencana yang terjadi di Palu, Donggala dan Sigi,” ucap Rondonuwu.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong sangat bersyukur boleh berjumpa dengan masyarakat Palu, Donggala dan Sigi terlebih khusus warga Nusa Utara yang telah berdiaspora dan membangun kehidupan di Sulawesi Tengah.
“Dengan perkenan Tuhan kami boleh tiba di Kota Palu sebagai bentuk rasa simpatik, empati bagi masyarakat korban bencana Palu, Donggala dan Sigi. Saat ini kita boleh menyerahkan bantuan sebagai bentuk rasa sepenanggungan, persaudaraan kepada warga yang terdampak bencana alam yang kehilangan materi. Bantuan ini adalah bantuan yang terkumpul melalui Instansi Pemerintah, FKUB (Gereja dan Mesjid), Kotak Bantuan dan Acara Malam Penggalangan Dana yang digagas Pemerintah Daerah. Kiranya bantuan ini dapat meringankan beban hidup masyarakat pasca bencana alam,” ungkap Hontong.
Dirinya mendorong kepada segenap warga agar terus membangun semangat hidup yang saling menolong antar sesama sebagaimana tertuang dalam semboyan daerah Sangihe.
“Mari kita terus bangun rasa saling baku-baku sayang, baku-baku bae dalam semangat somahe kai kehage,” ujar dia.
Bantuan yang diserahkan kurang lebih 800 paket yang terdiri dari beras 5 kg, gula, minyak kelapa, ikan kaleng, ikan asin, pempers, perlengkapan mandi, sabun cuci, aqua, supermie, kopi, teh, susu, susu balita, pakaian layak pakai, selimut dan uang tunai bagi keluarga yang rumahnya rusak berat, sedang dan ringan. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada kurang lebih 700 keluarga warga Nusa Utara dan masyarakat yang tersebar di Palu, Donggala dan Sigi.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post