• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur Budaya

Tahukah Anda Misteri Kata “Tinonda” Sebagai Batas Kepulauan Talaud? Ini Penjelasannya…

by Agustinus Hari
1 Agustus 2018
in Budaya, Kultur
0
Tahukah Anda Misteri Kata “Tinonda” Sebagai Batas Kepulauan Talaud? Ini Penjelasannya…

Ilustrasi

0
SHARES
407
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANYAK orang penasaran – termasuk orang Talaud sendiri– dengan kata “Tinonda” dalam penyebutan batas Kabupaten Kepulauan Talaud yaitu: “Dari Tinonda Sampai Napombaru”.

Sementara faktanya batas Kabupaten Talaud yaitu: “Dari Pulau Miangas Sampai Pulau Karang Napombaru”. Apakah Tinonda adalah sebutan untuk Pulau Miangas. Jika itu bukan pulau Miangas, lantas dimanakah letak Tinonda?

Untuk menguak misteri ini, berikut penjelasan dari tokoh masyarakat Talaud Boas Presly Bee yang dikutip barta1.com.

Dari tinjauan (perspektif) sosio-antropologisnya, Tinonda sampai Napombaru (lafalnya “r” per “l”) adalah batas imajiner. Kluster pulau-pulau Talaud di masa lalu diyakini didiami oleh keturunan sepasang suami istri Loom’banua (dari kata loon, atau pusat lingkaran tali, pusat atau awal kehidupan).

Loom’banua diyakini sebagai manusia pertama ciptaan Tuhan di kepulauan Talaud, dan berdiam di gua Ar’rangkaa, tempat tengkorak manusia yang relatif besar, berwarna putih dan tidak punya garis-garis sekat atau retak antar bagian tulang tengkorak. Tengkorak itu diyakini sebagai tengkorak manusia pertama tersebut, dan masih ada di dalam gua Ar’rangkaa sampai sekarang.

Loom’banua kawin dengann Woin Sangiangnga, bidadari yang turun dari kayangan. Hikayat ini metafora dari perjumpaan penduduk asli suku Talaud dengan perempuan pendatang suku Mongoloid dari Mindanao.

Dari pola hidup moyang orang Talaud inilah dapat ditelusuri berbagai konsep imajiner tentang entitas kultural (batas-batas lingkungan budaya) orang Talaud, termasuk konsep “Tataare ng Tinonda” atau tapal batas depan.

Kata “Tinonda” adalah kata benda dari kata sifat “Tondanne” yang sepadan arti dengan kata dalam sebutan bahasa Indonesia “serambi”.
“Tatiwadde napom baru adalah tapal batas luar, karena dalam konsep budaya Talaud tidak dikenal istilah “belakang” dalam pengertian lawan “muka”.

Jadi, Napombaru bukan batas belakang, tetapi batas dengan dunia luar. Tinonda, atau secara bebas artinya berpadanan dengan serambi yang imajiner tersebut penandanya adalah pulau Miangas. Dalam bahasa Talaud diungkapkan: “Pasi’u tinonda ia’eranna aer’resannu Poilaten” artinya tiang, patok, atau tapal batas serambi depan disebut sebagai daratan Poilaten. Sebutan Poilaten inilah nama lain dari Pulau Miangas.

Sementara orang Eropa dan Amerika menyebut pulau Miangas dengan nama Palmas. (*)

Penulis: Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: MIANGASPALMASTALAUDTINONDA
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Sulut FC Puncaki Grup A, Persma?

Sulut FC Puncaki Grup A, Persma?

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kerja Keras, Loyalitas, dan Integritas, Tiga Alasan Bupati Memilih Johanis Pilat Pimpin ASN Sangihe 3 Juni 2026
  • BPK RI Ungkap Temuan Belanja Internet dan TV Berlangganan Pemprov Sulut 3 Juni 2026
  • Sulut Raih WTP, Namun Ratusan Rekomendasi BPK Masih Menunggu Penyelesaian 2 Juni 2026
  • Dua Kali Raih WTP, Gubernur Yulius Klaim Kinerja Fiskal Sulut Makin Sehat 2 Juni 2026
  • Pemprov Sulut WTP ke-12 Berturut-turut, Rocky Wowor Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus 2 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In