Morowali, Barta1.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) bersama Pemerintah Kabupaten Morowali resmi meningkatkan jam operasi listrik di Pulau Paku, Jumat (29/05/2026).
Peningkatan jam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali ini bertambah dari sebelumnya 12 jam menjadi 18 jam sehari sebagai kado spesial menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sebelum adanya penambahan durasi nyala listrik ini, pasokan energi di wilayah tersebut hanya tersedia pada malam hari, sehingga kerap menjadi kendala utama yang membatasi produktivitas ekonomi warga kepulauan di siang hari.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa perluasan akses dan peningkatan jam nyala listrik di kawasan kepulauan serta wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) merupakan prioritas utama demi mewujudkan keadilan energi.
“Peningkatan jam operasi dari 12 jam menjadi 18 jam di Pulau Paku ini bukan sekadar urusan teknis menyalakan lampu, melainkan langkah konkret PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perikanan dan UMKM,” ungkap Usman.
Usman menargetkan, ketersediaan daya yang lebih panjang ini mampu mengoptimalkan pelayanan publik hingga mempermudah nelayan memproduksi es pengawet ikan, seraya pihaknya mengawal transisi operasional menuju target listrik 24 jam penuh di masa mendatang.
Mewakili manajemen PLN UP3 Palu di lokasi peresmian, Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bungku, Ika Safitri Ismail, memastikan bahwa para petugas lapangan akan terus bersiaga penuh dalam mengawal kebijakan penambahan jam operasi tersebut.
“Peningkatan jam operasi ini merupakan respons cepat PLN terhadap aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat Pulau Paku. Petugas kami di lapangan akan terus bersiaga menjaga performa mesin pembangkit dan jaringan distribusi agar pasokan listrik tetap terjaga,” jelas Ika.
Terpisah, Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, menambahkan bahwa pihaknya akan mengevaluasi keandalan mesin dan pasokan bahan bakar secara berkala pasca-peresmian.
“Ini adalah fase krusial menuju target operasional 24 jam non-stop demi menghadirkan energi yang andal dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutur Ansar.
Ekspansi layanan kelistrikan ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.
“Kehadiran listrik yang kini jauh lebih lama di siang hari akan mengubah wajah perekonomian di sini. Ini adalah sinergi luar biasa antara PLN dan Pemkab Morowali dalam menyejahterakan warga,” pungkas Iksan. (**)
Editor: Ady Putong

Discussion about this post