Manado, Barta1.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara (Sulut) mengambil langkah inovatif dalam mengampanyekan gerakan antinarkoba melalui olahraga asah otak. Kepala BNNP Sulut, Brigjen Pol Jemmy GP Suatan SH MSi, mendorong kebangkitan olahraga catur di daerah ini untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Inisiatif Jemmy Suatan langsung dinyatakan lewat Turnamen Catur BNNP Sulut Cup 2026 yang bergulir Sabtu (18/04/2026) di Aula BNNP Sulut, Jl 17 Agustus Manado. Event prestisius ini diikuti 170 pecatur dan dibuka Kadis Tenaka Kerja dan Transmigrasi Sulut Noldy Salindeho mewakili Gubernur. Puluhan peserta yang berlaga di antaranya bernorma master nasional atau MN, bahkan ada salah satu bergelar Master FIDE (MF).

Jemmy Suatan mengatakan tertarik dengan catur saat melihat besarnya animo masyarakat terhadap olahraga asah otak ini di Sulut. Ia menyadari bahwa banyak potensi pemain lokal yang terpendam dibarengi pertumbuhan pecatur usia muda yang signifikan.
“Saya pertama ke sini datang dengan teman-teman pemain catur nasional semua, ternyata di sini banyak pemain. Makanya saya bilang wah ini boleh nih kita hidupkan terus,” ujar Brigjen Pol Jemmy didampingi IP turnamen MN Yahya Wangania, usai agenda pembukaan.
Sebagai bentuk komitmen nyata, BNNP Sulut ke depan merencanakan perhelatan turnamen catur bergengsi pada Juli 2026. Turnamen ini tidak hanya sekadar ajang tanding biasa, tetapi ditargetkan menjadi momentum perebutan gelar Master Nasional bagi para pecatur lokal yang berprestasi.
“Kita doakan saja supaya nanti bulan Juli kita bisa laksanakan. Nah kalau bulan Juli nanti kita mengambil gelar master. Itu kan ada aturannya itu yang dari pusat, nanti juga didatangkan tim dari PB Percasi Jakarta,” jelas jenderal bintang satu tersebut.
Menurut Brigjen Pol Jemmy, saat ini banyak pecatur berskala nasional di daerah yang kurang kegiatan dan kompetisi, sehingga turnamen gelar Master ini diharapkan mampu menggugah kembali semangat mereka. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan yang berkelanjutan bagi banyaknya pecatur-pecatur muda atau junior di Sulut.

Langkah menghidupkan kembali olahraga catur ini dinilai sangat strategis dan sejalan dengan program kampanye antinarkoba BNN, khususnya dalam menciptakan kesibukan dan lingkungan yang positif bagi anak muda. BNN saat ini menggiatkan program “Bersinar” atau Bersih Narkoba yang sangat cocok diintegrasikan dengan aktivitas olahraga yang menuntut konsentrasi tinggi.
“Daripada dia berpikir ke narkoba, lebih baik dia otaknya bagus. Di BNN itu sekarang ada namanya program baru, anak muda bersinar, itu memang kita inginkan, cocok sekali dengan ini,” tegas Brigjen Pol Jemmy.
Dukungan terhadap kebangkitan olahraga catur di Sulut ini juga selaras dengan visi pimpinan daerah, di mana Gubernur Sulut dinilai sebagai pendukung olahraga catur yang luar biasa, terbukti dari rekam jejaknya yang pernah mendatangkan pecatur bergelar Grandmaster Internasional ke Bumi Nyiur Melambai. (*)
Peliput: Ady Putong

Discussion about this post