Tomohon, Barta1.com — Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Paedagogic Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado (FIPP UNIMA) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-XI yang berlangsung di Sekretariat MPA Paedagogic, Kamis–Jumat (5–6/03/2026).

Mubes kali ini mengangkat tema “Mewujudkan Kepemimpinan serta Membangun Semangat dan Solidaritas yang Bersinergi.” Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengakhiri masa kepengurusan periode 2025–2026 sekaligus memilih dan menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026–2027.
Sebelum memasuki agenda pemilihan ketua, rangkaian sidang terlebih dahulu membahas berbagai hal penting, mulai dari penetapan tata tertib persidangan, pemilihan pimpinan sidang tetap, pembahasan AD/ART organisasi, hingga penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus sebelumnya.
Selama dua hari pelaksanaan, jalannya sidang berlangsung dinamis. Berbagai pandangan dan masukan disampaikan oleh peserta, baik dalam pembahasan LPJ maupun dalam peninjauan AD/ART organisasi. Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Kardia Adventia Dolontelide terpilih sebagai Ketua MPA Paedagogic periode 2026–2027.
Saat diwawancarai Barta1.com, Adventia mengungkapkan rasa bahagianya atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota yang hadir dalam Mubes, yang menjadi representasi resmi dalam penetapan kepengurusan baru.
“Ketika terpilih menjadi ketua, tentu pada awalnya ada rasa gugup seperti kebanyakan orang. Namun secara pribadi saya memiliki semangat yang besar untuk membangun MPA Paedagogic ini, tentunya melalui kerja sama yang baik, baik secara internal maupun eksternal ke depannya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ke depan organisasi akan lebih aktif dalam berbagai kegiatan, baik yang bersifat internal maupun yang melibatkan agenda eksternal bersama organisasi lain, selama tetap sejalan dengan visi dan misi MPA Paedagogic.
“Ketika ada persoalan kebencanaan, kami juga ingin proaktif terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan. Baik melalui kolaborasi dengan Mapala lainnya maupun keterlibatan langsung di lapangan,” jelasnya.
Selain itu, Adventia juga berencana mendorong program-program kecil di lingkungan kampus, serta kegiatan kepedulian lingkungan seperti aksi pembersihan gunung, sungai, dan area alam lainnya.
“Harapan kami di kepengurusan ke depan, MPA Paedagogic semakin solid, semakin aktif dalam kegiatan positif, serta mampu memberi dampak di mana pun berada,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post