• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Mei 1, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Target Ekonomi 8% Terancam Tanpa Listrik Optimal, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Energi Berkeadilan

by Iverdixon Tinungki
8 Desember 2025
in News, Webtorial
0
Peran vital energi dalam mendukung ambisi pertumbuhan ekonomi. (Foto: PLN)

Peran vital energi dalam mendukung ambisi pertumbuhan ekonomi. (Foto: PLN)

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com – Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% dinilai tidak akan tercapai tanpa adanya sistem kelistrikan yang optimal dan merata di seluruh wilayah. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari dalam acara Electricity Connect 2025: Strengthening Energy Resilience, Powering Sovereignty, yang digelar oleh MKI, Kementerian ESDM, dan PT PLN (Persero) di Jakarta International Convention Center, baru-baru ini.

Qodari secara khusus menyoroti peran vital energi dalam mendukung ambisi pertumbuhan ekonomi tersebut, sekaligus menekankan pentingnya pemerataan akses listrik sebagai fondasi kedaulatan dan ketahanan energi nasional.

“Energi berperan vital dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, dan tidak ada kondisi pertumbuhan seperti itu yang dapat dicapai tanpa sistem kelistrikan yang optimal,” ujar Qodari, memberikan penekanan serius terhadap urgensi pembenahan sistem kelistrikan.

Lebih lanjut, Qodari memaparkan bahwa sebaran potensi energi di berbagai daerah adalah modal utama Indonesia untuk mempercepat pembangunan sistem kelistrikan. Namun, ia menyayangkan masih ada daerah penghasil energi yang belum sepenuhnya menikmati listrik.

“Kita memahami bahwa sumber energi Indonesia tersebar hingga ke pulau-pulau terpencil. Itulah kekuatan bangsa, meski sebagian daerah penghasil energi masih belum sepenuhnya menikmati listrik secara optimal,” kata Qodari, yang melihat situasi ini sebagai peluang perbaikan yang harus dipercepat melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Dalam upayanya menghadirkan energi berkeadilan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, Qodari menyebutkan berbagai program yang dikawal bersama Kementerian ESDM. “Saat ini berbagai program yang kami kawal meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), pembangunan PLTS terpadu di desa dan sekolah di wilayah 3T terutama Maluku dan Papua, hingga percepatan pembangkit listrik tenaga sampah atau waste-to-energy,” tambahnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa PLN berkomitmen penuh pada upaya tersebut, salah satunya melalui transisi energi yang tidak hanya mengejar pengembangan pembangkit masa depan, tetapi juga mengalihkan energi berbasis impor ke sumber domestik. “Dengan adanya energi yang terjangkau dan rendah emisi, kami berupaya untuk menjaga lingkungan. Dengan RUPTL paling hijau ini, komitmen terhadap penurunan emisi gas rumah kaca sangat kuat,” ujar Darmawan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Electricity Connect 2025, Arsyadany G. Akmalaputri, menjelaskan bahwa acara tersebut menekankan empat tema workshop untuk memperkuat kesiapan nasional dalam percepatan energi bersih: power purchase agreement, energy management system, renewable energy certificate, dan energy access atau listrik desa.

Gelaran Electricity Connect 2025 dengan 120 exhibitor dan 50 pembicara ini diharapkan menjadi platform kunci untuk mendiskusikan strategi, inovasi, dan penguatan ketahanan energi demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang ambisius. (**)

Editor:
Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
ADVERTISEMENT
Iverdixon Tinungki

Iverdixon Tinungki

Jurnalis dan sastrawan. Pendiri dan Editor senior di Barta1.com

Next Post
Kumpulan puisi karya Iverdixon Tinungki (Foto: Istimewa

5 Puisi Karya Iverdixon Tinungki Yang Paling Populer

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Ajang Talenta SMP 2026, Ruang Pembinaan Prestasi dan Karakter Siswa Sangihe 30 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Akui Kekosongan Obat, Sebut Dampak Transisi Pengadaan 29 April 2026
  • RSUD Liun Kendage Gandeng Dekopinda untuk Menata Usaha di Lingkungan Rumah Sakit 29 April 2026
  • Menyiapkan Generasi Vokasi di Era Digital: Kuliah Umum Polimdo Angkat Isu Digital Marketing dan Keuangan Praktis 29 April 2026
  • RDP DPRD Sulut: Pokir Lenyap, Bantuan Rumah Ibadah Tak Ada di Tomohon 29 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In