• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

PLN–Pertamina Genjot Listrik Ramah Lingkungan di 3 Pulau Besar

19 Proyek Panas Bumi 530 MW

by Ady Putong
8 Agustus 2025
in News, Webtorial
0
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong berkapasitas 80 MW di Tomohon, Sulawesi Utara. (foto: Humas PLN)

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong berkapasitas 80 MW di Tomohon, Sulawesi Utara. (foto: Humas PLN)

0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com — Langkah konkret transisi energi kembali dilakukan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) dengan penandatanganan MoU dan HoA pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas total 530 megawatt (MW). Proyek ini akan tersebar di 19 lokasi strategis di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi.

Berdasarkan rincian, terdapat 7 proyek brown field dengan kapasitas 230 MW yang akan memanfaatkan infrastruktur eksisting untuk percepatan operasi. Selanjutnya, 8 proyek yellow field berpotensi menghasilkan 175 MW melalui pengembangan wilayah kerja panas bumi yang sudah memiliki data pendahuluan. Adapun 4 proyek green field akan membuka wilayah baru dengan potensi 125 MW.

Dari total kapasitas tersebut, 440 MW akan dikerjakan melalui skema percepatan—di mana Pertamina/PGE fokus pada penyiapan uap (hulu), sementara PLN Group bertanggung jawab pada penyiapan pembangkit (hilir). Sisanya, 90 MW akan dikembangkan bersama dengan skema co-generation yang memungkinkan pembagian infrastruktur dan efisiensi biaya.

Selain itu, PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PGE menandatangani Consortium Agreement untuk dua proyek percontohan: PLTP Ulubelu Binary 30 MW di Lampung dan PLTP Lahendong Binary Unit 15 MW di Sulawesi Utara. Keduanya ditargetkan beroperasi pada 2027, dengan teknologi binary cycle yang mampu mengoptimalkan panas bumi bersuhu rendah hingga menengah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan teknologi dan skema kolaboratif ini akan memperkuat fondasi transformasi energi nasional.

“Kapasitas 530 MW ini setara dengan pasokan listrik yang mampu melayani lebih dari 500 ribu rumah tangga, sekaligus mengurangi emisi karbon hingga jutaan ton per tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan pengembangan ini juga akan mendorong pemerataan energi di luar Jawa.

“Proyek ini menyasar daerah-daerah dengan potensi panas bumi besar, sehingga mampu mendukung elektrifikasi sekaligus perekonomian lokal,” katanya.

Menurut catatan ESDM, potensi panas bumi di Sumatera mencapai 9,6 GW, di Jawa 8,3 GW, dan di Sulawesi 3,4 GW. Dengan 19 proyek baru ini, PLN dan Pertamina memperkuat kontribusi terhadap target bauran EBT, ketahanan energi, dan elektrifikasi nasional.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan EBT yang terintegrasi, melibatkan BUMN, investasi nasional, dan teknologi berstandar global, demi terciptanya pasokan listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (**)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Darmawan PrasodjoDirektur Utama PertaminaDirektur Utama PLNPLN Indonesia Power (PLN IP)Simon Aloysius Mantiri
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Satlantas Polres Bitung bagikan Bendera Merah Putih ke pengemudi Ojek Online. (foto: Chris/Barta1)

Tumbuhkan Semangat Nasionalisme, Polres Bitung Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kritis! Layanan WiFi XL Dikeluhkan Warga, Gangguan hingga 24 Jam 23 Agustus 2026
  • Prof Tri Hanggono: Polimdo Jangan Kehilangan Jati Diri, “Politeknik Ya Politeknik” 22 Agustus 2026
  • Steven Tegaskan Dokumen Jetty Lengkap, Luruskan Pemberitaan Sebelumnya 22 Agustus 2026
  • Buka Akses dan Tumbuhkan Ekonomi Desa Ambara, PLN UP3 Gorontalo Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Usaha Tani 21 Agustus 2026
  • Wisuda Polimdo Gelombang Pertama, 275 Lulusan Dilepas: Maryke Pesan Jaga Kesetiaan 21 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In