Artikel Ilmiah
Penulis : Romana Octavia Debora Pessak, S.Th, S.H, M.H, Program Studi Manajemen Bisnis, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Manado.
1 Pendahuluan
Materi Ketahanan nasional adalah materi yang harus benar-benar dipahami sebagai mahasiswa dan juga sebagai warga negara. Pentingnya pemahaman tentang ketahanan nasional dengan sendirinya pada praktek hidup sehari-hari akan terlihat peningkatan mengenai Ketahanan nasional. Ketahanan nasional dipahami sebagai ketahanan berlapis, dimana ketahanan nasional tidak dapat diukur dari berapa banyak jumlah TNI dan POLRI di negara kita. Tetapi ketahanan nasional adalah masalah bersama dan menjadi tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat. Ada yang namanya ketahanan berlapis sebagai aspek memperkokoh ketahanan nasional.
Ketahanan berlapis dimulai dari ketahanan diri, ketahanan keluarga, ketahanan wilayah, ketahanan regional dan ketahanan nasional dapat tercipta dengan kokoh.
Memahami pentingnya materi-materi di mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan maka harus ditemukan cara belajar yang efektif dan menarik. Generasi muda sekarang tidak bisa lagi dipaksa belajar tapi harus di arahkan belajar dengan tepat dan menarik. Itu akan memancing rasa ingin tahu mereka dan ketertarikan itu akan membuat para mahasiswa mengerti dan memahami materi dengan baik.
Media online adalah sarana belajar yang sulit dipisahkan dari para pelajar dan mahasiswa, di era digital ini apa saja dapat diakses secara cepat dan mudah. Media online dapat berpengaruh negatif tapi jika diarahkan dengan tepat maka akan termanfaatkan dengan baik. Untuk itu prosesnya kita akan memanfaatkan media online dengan mengarahkan mahasiswa mencari sumber data yang lengkap, benar sumbernya dan akurat tulisannya di media online dan proses ini akan berkaitan dengan Ketahanan Nasional lebih khusus pada poin ketahanan diri yang menjadi lapisan terutama sebagai dasar dari Ketahanan nasional.
2 Metode
Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengulas dan membahas buku pendidikan kewarganegaraan dan artikel-artikel ilmiah yang terkait dengan ketahanan nasional. Artikel ini berpusat pada cara belajar yang efektif untuk memahami pentingnya ketahanan nasional sambil praktek langsung. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi artikel-artikel ilmiah di media online dan terlebih khusus perbandingan isi buku – buku yang terkait.
3 Hasil dan pembahasan
Apakah yang dimaksud Ketahanan Nasional atau disingkat Tannas itu? Menurut salah seorang ahli ketahanan nasional Indonesia, GPH S. Suryomataraman, definisi ketahanan nasional mungkin berbeda-beda karena penyusun definisi melihatnya dari sudut yang berbeda pula. Menurutnya, ketahanan nasional memiliki lebih dari satu wajah, dengan perkataan lain ketahanan nasional berwajah ganda, yakni ketahanan nasional sebagai konsepsi, ketahanan nasional sebagai kondisi dan ketahanan nasional sebagai strategi (Himpunan Lemhanas, 1980). Ketahanan nasional Indonesia juga memiliki banyak dimensi dan konsep ketahanan berlapis. Oleh karena aspek-aspek baik alamiah dan sosial (asta gatra) mempengaruhi kondisi ketahanan nasional, maka dimensi aspek atau bidang dari ketahanan Indonesia juga berkembang.
Konsep ketahanan nasional berlapis, artinya ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tangguh dari sebuah bangsa tentu tidak terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan-lapisan di bawahnya. Terwujudnya ketahanan pada tingkat nasional (ketahanan nasional) bermula dari adanya ketahanan diri/individu, berlanjut pada ketahanan keluarga, ketahanan wilayah, ketahanan regional lalu berpuncak pada ketahanan nasional (Basrie, 2002). Ketahanan nasional berlapis dapat digambarkan sebagai berikut:

Dengan gambar diatas dapat kita pahami bahwa inti dari ketahanan nasional adalah ketahanan diri. Arti ketahanan diri adalah kemampuan untuk bertahan atau menahan diri terhadap berbagai pengaruh buruk dari luar, seperti penyakit, serangan, godaan, atau tekanan lainnya. Maka jika warga negara mampu mengoptimalkan ketahanan diri untuk tidak mudah goyah pada hal-hal negative, mampu dan tahan atas hal-hal yang dapat merusak diri maka ketahanan nasional akan terwujud karena warga negara kuat dan tangguh menghadapai tantangan dari dalam dan dari luar. Contoh dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dalam memahami ketahanan diri dalam ketahanan nasional dapat dilakukan dengan praktek langsung menggunakan media online yang menjadi tantangan paling menakutkan untuk warga negara, terlebih khusus para mahasiswa. Cara mengaplikasikannya dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan tinggi yang tujuannya turut membantu warga negara yaitu para mahasiswa untuk dapat memahami dan mempraktekkan dengan benar ketahanan nasional itu.
Cara praktek langsung materi ini yaitu dengan para dosen akan memberi tugas pada mahasiswa agar mencari tugas di media online sebagai bahan tugas dan diolah oleh mahasiswa tersebut menjadi karya yang baru dengan hasil pemikiran sendiri yang dituangkan dalam tulisan dan akan diperiksa keaslian tugas itu apakah dibuat dengan cara menjiplak karya orang lain atau dibuat sendiri. Inilah jika mahasiswa dapat membuat karya baru tanpa menjiplak seluruh karya orang lain maka mahasiswa itu sudah bisa dipastikan memahami materi dan praktek ketahanan diri dalam ketahanan nasional dengan baik. Jika tidak inilah bukti dari ketahanan diri yang gagal dan perlu diperbaiki dengan cara dibimbing oleh dosen. Sebagai wujud dunia pendidikan di Perguruan Tinggi mempunyai andil yang besar dalam mencerdaskan bangsa dan ikut memperkokoh ketahanan nasional bangsa.
4 Simpulan
Ketahanan Nasional adalah tanggung jawab bersama warga negara bukan hanya tanggung jawab TNI/POLRI. Untuk mewujudkan ketahanan nasional yang kokoh maka perlu mengoptimalkan semua potensi bangsa. Ketahanan nasional dapat tercipta dengan ketahanan berlapis yaitu Ketahanan diri, Ketahanan keluarga, Ketahanan Wilayah, Ketahanan regional dan barulah terwujud Ketahanan nasional bangsa. Ini memang dimulai dari memahami pentingnya ketahanan nasional oleh seluruh warga negara. Dalam Mata Kuliah di Perguruan tinggi yaitu Pendidikan Kewarganegaraan turut membantu warga negara yaitu para mahasiswa untuk dapat memahami dan mempraktekkan dengan benar ketahanan nasional itu.
Cara praktek langsung materi ini yaitu dengan para dosen akan memberi tugas pada mahasiswa agar mencari tugas di media online sebagai bahan tugas dan diolah oleh mahasiswa tersebut menjadi karya yang baru dengan hasil pemikiran sendiri yang dituangkan dalam tulisan dan akan diperiksa keaslian tugas itu apakah dibuat dengan cara menjiplak karya orang lain atau dibuat sendiri. Inilah jika mahasiswa dapat membuat karya baru tanpa menjiplak seluruh karya orang lain maka mahasiswa itu sudah bisa dipastikan memahami materi dan praktek ketahanan diri dalam ketahanan nasional dengan baik. Jika tidak inilah bukti dari ketahanan diri yang gagal dan perlu diperbaiki dengan cara dibimbing oleh dosen. Sebagai wujud dunia pendidikan di Perguruan Tinggi mempunyai andil yang besar dalam mencerdaskan bangsa dan ikut memperkokoh ketahanan nasional bangsa.
5 Daftar Pustaka
Hikmawan, Rizky, dan Universitas. “redefinisi ketahanan nasional guna mewujudkan ketahanan
regional di asia tenggara.” Lino jurnal ilmu hubungan internasional universitas sulawesi
barat 01, no. 01 (2020): 74.
Widisuseno, Iriyanto, Fakultas Ilmu, dan Budaya Universitas. “Ketahanan Nasional Dalam Pendekatan Multikulturalisme.” Humanika 18, no. 2 (2013) https://doi.org/10.14710/humanika.18.2.
Pamungkas, Q. N. S., & Khoirunnisa, E. (2022). Media Sosial dalam Menumbuhkan Literasi Media. Iktisyaf: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Tasawuf, 4(1), 36–47.
Widada, C. K. (2018). Mengambil manfaat media sosial dalam pengembangan layanan. Journal of Documentation and Information Science, 6003, 23–30.
Barta1.Com


Discussion about this post