Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mencatatkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Utara pada Kamis, (19/6/2025). Kepala BPK Sulut, Bombit Agus Mulyo, secara langsung menyerahkan dokumen tersebut kepada Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dan Ketua DPRD Sangihe, Ferdy Sondakh.
“Opini WTP bukan berarti tanpa temuan, namun seluruh temuan yang ada tidak berdampak material terhadap kewajaran laporan keuangan,” kata Bombit dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Sangihe dalam menyusun laporan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) serta didukung Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang memadai.
Bombit berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif di Sangihe terus diperkuat, khususnya dalam menindaklanjuti temuan dan rekomendasi BPK. “Akuntabilitas bukan hanya soal laporan, tetapi juga tindak lanjutnya,” ujarnya.
Bupati Michael Thungari menyambut baik capaian ini dan menyebutnya sebagai warisan kinerja dari pemerintahan sebelumnya. “Sebagai Bupati yang baru, saya bersyukur sekaligus berterima kasih atas capaian kinerja Bupati sebelumnya tahun 2024. Ini bukan hanya keberhasilan administratif, tapi juga bentuk kepercayaan publik,” kata Thungari.
Ia menyebut opini WTP ini menjadi penyemangat baru untuk membangun Sangihe ke depan dengan tata kelola yang lebih baik. “Ini akan menjadi pemicu bagi kami untuk bekerja lebih giat dan transparan,” ujarnya.
Penyerahan laporan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sangihe Harry Wolf, Inspektur Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, serta Sekretaris DPRD.
Dengan torehan opini WTP ke-11, Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mempertegas komitmennya terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post