• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Mei 28, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Peran Locus Of Control Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai

by Meikel Eki Pontolondo
27 Juli 2024
in Edukasi
0
Animasi Peran Locus Of Control Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. (foto: istimewa)

Animasi Peran Locus Of Control Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. (foto: istimewa)

0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nisba Silvana
Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Manado,
email: nisbasilvana82@gmail.com

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pengaruh locus of control terhadap kinerja pegawai. Locus of control terbagi atas dua faktor yaitu internal locus of control dan external locus of control dan kedua hal ini memiliki dampak yang berbeda dalam diri seseorang. Teknik pengumpulan data dalam pennelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dimana data penelitian berasal dari jurnal-jurnal ilmiah dan literatur-literatur lainnya yang layak dijadikan sumber penelitian yang akan ditulis oleh penulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa locus of control, utamanya internal locus of control memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Internal locus of control mampu memberikan keyakinan dalam diri seseorang bahwa ia mampu meraih kesuksesan dengan tekad dan kerja keras tanpa harus bergantung sepenuhnya kepada orang lain.
Kata kunci: locus of control; kinerja pegawai

Pendahuluan
Suatu organisasi menjadi unggul ketika memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi. Kinerja sebuah organisasi tercermin dari kinerja yang diberikan oleh seluruh sumberdaya manusia yang tergabung di dalamnya. Kinerja merupakan hasil kerja yang berkaitan erat dengan tujuan fundamental suatu organisasi, kepuasan konsumen, dan berkontribusi dalam perekonomian. Kinerja terbaik dapat diberikan oleh seseorang yang mempunyai kestabilan secara psikologis yang dikenal dengan locus of control (pusat kendali). Locus of control menurut Dufty adalah pangkal dari kepercayaan yang dimiliki oleh seorang individu dalam mengontrol segala sesuatu yang terjadi baik dari dalam maupun dari luar dirinya (Bhrigu K Lahkar & Büyükçolpan, 2019). Locus of control berhubungan pada tingkah laku seseorang yang dikaitkan dengan kejadian dalam kehidupannya seperti takdir dan kesuksesan hidup.
Pusat kendali sangat perlu dimiliki oleh seorang individu dalam melakukan berbagai kegiatan sehari-hari utamanya pada saat bekerja. Namun sering didapatkan pegawai yang abai terhadap tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya, senang berpangku tangan, tidak berinisiatif dalam bekerja, dan tidak menguasai bidang kerja sehingga ketika dituntut bekerja secara mandiri akan menimbulkan kecemasan, depresi, tidak percaya diri akan kemampuannya dalam bekerja. Hal ini sering terjadi ketika pimpinan memberikan tugas baru yang memerlukan keterampilan kerja tertentu.
Tantangan kerja yang diberikan oleh pimpinan terkadang tidak serta merta disambut baik oleh pegawai. Mereka memandang hal tersebut sebagai momok dalam aktivitas kerja mereka. Perilaku seperti ini justru akan membuat potensi yang ada dalam diri seseorang menjadi sulit untuk tereksplorasi. Di sisi lain, sikap pesimis seperti itu akan memberikan dampak negatif bagi organisasi seperti kinerja dan image yang buruk di mata khalayak luas.
Situasi kerja yang tidak mendukung selayaknya mendapatkan atensi khusus dari pimpinan, karena hal ini dapat mempengaruhi kinerja kerja pegawai, dan locus of control adalah salah satu faktor yang dapat membuat kinerja pegawai meningkat atau menurun.

Kajian Teoritis

Locus of Control
Locus of control ialah perspektif seseorang ketika memberikan respon pada suatu peristiwa yang hadir dalam kehidupannya. Menurut Widyaninggrat (Ary & Sriathi, 2019) locus of control menyatakan seberapa besar keyakinan seseorang yang berkaitan dengan hubungan antara apa yang kita tanam maka itu pula yang kita tuai. Wijono (Sitorus et al., 2019) menyatakan bahwa locus of control ialah kepercayaan diri individu yang akan berdampak pada lingkungan kerja melalui apa dan bagaimana mereka melakukannya. Locus of control dimaknai sebagai kemampuan seseorang dalam menentukan arah takdir mereka sendiri. Mereka percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi hanya karena sebuah keberuntungan semata.
Rotter (Bhrigu K Lahkar & Büyükçolpan, 2019) menyatakan locus of control terbagi atas dua faktor yaitu internal locus of control dan external locus of control. Selanjutnya Rotter menguraikan bahwa individu yang internal locus of control-nya kuat akan percaya bahwa mereka mempunyai pengendalian dalam setiap tindakan hidup mereka. Disamping itu, mereka meyakini bahwa buah dari sebuah tindakan ialah apa yang telah diupayakan selama ini melalui kerja keras mereka. Seseorang dalam keyakinan tersebut akan lebih percaya diri, mempunyai pengendalian diri yang baik, dan mampu berintrospeksi. Sebaliknya, individu yang mempunyai external locus of control cenderung meyakini bahwa apapun yang diraih dalam kehidupan telah ditetapkan oleh kesempatan yang tidak dapat dikontrol, takdir, atau faktor lingkungan. Individu yang memiliki external locus of control yang kuat tidak akan berinisiatif dalam mengupayakan suatu perubahan dalam hidup. Sebaliknya, mereka lebih meyakini bahwa kejadian dalam hidup ini adalah sesuatu di luar kuasa mereka, sehingga ketika mereka mendapatkan hasil yang tidak diharapkan mereka akan sering menyalahkan faktor eksternal seperti lingkungan atau orang lain (Chiang et al., 2019).
Pemikiran Rotter sejalan dengan pendapat Schermerson (Hermawan & Kaban, 2014) menyatakan bahwa individu yang memiliki kecenderungan internal locus of control senantiasa yakin pada kemampuan diri dan mampu bertanggung jawab terhadap apapun yang dilakukannya. Sebaliknya seorang individu dengan mudah menyalahkan orang lain dan lingkungan sekitarnya jika mereka memiliki kecenderungan external locus of control yang kuat.
Indikator internal locus of control, meliputi: giat mencari informasi, berinisiatif, menyukai tantangan, percaya akan kemampuan diri dalam menggapai kesuksesan, dan mampu mengintrospeksi diri sendiri. Adapun indikator external locus of control, yaitu: bersikap pasif dan senang berpangku tangan, kurang berinisiatif, berpasrah pada takdir dan bersandar pada orang lain, dan menyukai berada pada zona nyaman serta menghindari berbagai tantangan.

Kinerja Kerja

Kinerja ialah standar bagi pegawai untuk menjalankan dan menyelesaikan pekerjaan yang diembankan kepadanya (Radityastuti et al., 2017). Hasibuan (Dudi et al., 2019) menyatakan bahwa kinerja ialah manifestasi dari aktivitas yang dikerjakan oleh pegawai untuk dipergunakan sebagai landasan evaluasi bagi pegawai serta organisasi. Aktivitas pegawai ini digunakan sebagai dasar penilaian kinerja baik secara individu maupun organisasi. Pendapat ini diperkuat oleh pendapat Mangkunegara yang menyatakan bahwa kinerja merupakan pengejawantahan secara mutu dan nilai yang diraih seorang individu untuk menjalankan kewajiban berdasarkan tanggung jawab yang diembankan kepadanya (Wayan Suwendra et al., n.d.)
Kepatutan kinerja dapat diwujudkan jika sumber daya manusia yang terpaut di dalamnya memberikan desikasi sepenuhnya pada organisasi sehingga berbagai tujuan dapat terlaksana sesuai yang diharapkan. Kondisi ini selaras dengan pernyataan Sugijono (Ayu et al., 2017), kinerja ialah implemetasi nyata dari berbagai hal yang telah dilaksanakan oleh karyawan berdasarkan tugas dan kewajiban yang diberikan sesuai dengan standar dan tujuan dari suatu organisasi.
Hal yang penting dilakukan dalam usaha mengevaluasi kinerja yaitu dengan mengetahui standar performa yang tepat. Riduwan menjelaskan bahwa alat ukur kinerja yang tepat ialah kualitas kerja, kuantitas kerja, konsistensi dalam melakukan tanggung jawab serta komitmen kerja. Kualitas kerja dapat diamati melalui interpretasi akan lingkup pekerjaan, deskripsi tugas dan kewajiban yang diberikan kepadanya. Kuantitas kerja mengacu pada hasil dan kecepatan dalam melaksanakan pekerjaan. Konsistensi ditunjukkan melalui upaya untuk giat dalam mengeksplorasi kecakapan dan realisasi diri, mengerti dan menjalankan perintah yang diberikan, berinisiatif, jujur, cerdas, dan berhati-hati. Sikap kerja menyiratkan bagaimana pegawai bersikap dalam melaksanakan pekerjaan. Melalui sikap yang baik dalam melaksanakan tugas tentunya akan mendapatkan kinerja yang maksimal (Hermawan & Kaban, 2014).
Kinerja pegawai terkadang mengalami pasang dan surut. Untuk menanggulangi hal tersebut maka diperlukan usaha untuk meningkatkan kinerja pegawai dari waktu ke waktu (Yusuf et al., n.d.). Satu dari beberapa faktor yang dapat mengoptimalkan kinerja pegawai ialah locus of control.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research), dimana mengkaji berbagai teori yang relevan sesuai dengan fokus masalah dalam penelitian tanpa melakukan riset lapangan. Menurut Sarwono (Pramesti et al., 2023) studi kepustakaan dapat mempelajari berbagai buku referensi dan hasil penelitian sebelumnya yang sejenis dengan tujuan untuk mendapatkan landasan teori mengenai permasalahan yang diteliti. Adapun sumber data yang menjadi bahan kajian adalah jurnal-jurnal penelitian dan literatur-literatur lainnya dengan topik yang telah dipilih.

Hasil dan Pembahasan
1. Hasil Penelitian

Penelitian Desi Permata Sari (2018) yang berjudul Pengaruh Locus of Control, Motivasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat. Hasil dari penelitian tersebut didapatkan variabel locus of control memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Kinerja Karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat. Hal ini terlihat dari hasil uji-t yang dilakukan dimana tingkat signifikan lebih kecil dari alpha (0,000 < 0,05).

2. Penelitian Alwa Dudi, et al (2019) yang berjudul Pengaruh Komitmen, Kompetensi, dan Locus of Control Terhadap Kinerja Pegawai Pemerintah. Berdasarkan distribusi frekuensi jawaban responden ditemukan bahwa mayoritas responden memberikan jawaban setuju pada 12 pernyataan locus of control. Hal ini membuktikan bahwa locus of control memiliki peran yang baik dalam meningkatkan kinerja pegawai.

3. Penelitian Iwan Restu Ary dan Anak Agung Ayu Sriathi (2019) yang berjudul Pengaruh Self Efficacy dan Locus of Control Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Ramayana Mall Bali). Dari analisis data ditemukan bahwa nilai Sig.t sebesar 0,000 demgan nilai koefisien beta sebesar 4,045. Nilai Sig.t 0,000 < 0,05 mengindikasikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil ini berarti bahwa locus of control berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Nilai positif dari koefisien regresi variabel locus of control mengindikasikan bahwa apabila locus of control meningkat maka kinerja karyawan pun akan meningkat dan memiliki pengaruh positif.

4. Penelitian Anak Agung Ayu Ratih Radityastuti, et al (2017) yang berjudul Pengaruh Locus of Control pada Kinerja Analisis Kredit dengan Motivasi dan Lingkungan Kerja Sebagai Pemoderasi. Pada pengujian statistik deskriptif didapatkan hasil locus of control memiliki nilai rata-rata sebesar 58,91 dan mendekati nilai maksimum 75 menunjukkan bahwa analisis kredit memiliki locus of control internal. Disamping itu locus of control memiliki nilai koefisien beta sebesar 5,351 dan thitung sebesar 4,989 dengan tingkat signifikansi t (0,000) < α (0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa locus of control berpengaruh terhadap kinerja analis kredit. Hal ini berarti analis kredit dengan sifat kepribadian locus of control internal tinggi akan memiliki kinerja yang lebih baik.
5. Penelitian I Wayan Suwendra, et al (2019) yang berjudul Kompleksitas Tugas dan Locus of Control Penentu Kinerja Panureksa pada LPD. Dari hasil olah data ditemukan hasil bahwa thitung (6,955) > ttabel (2,035). Hal ini berarti bahwa locus of control berpengaruh signifikan terhadap kinerja panureksa pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Locus of Control dikatakan menentukan kinerja panureksa karena diperlukan suatu kepribadian yang dapat mempengaruhi dan mengendalikan perilaku yang menyimpang.

6. Penelitian Muhammad Yusuf dan Handaru Indrian S Adi (2019) yang berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan di Lingkungan Kabupaten Tuban Tahun 2019. Dari hasil uji-t didapatkan bahwa nilai probabilitas locus of control lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu 0,011 < 0,05, ini mengindikasikan bahwa locus of control memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini berarti bahwa locus of control yang baik, ramah, dan cekatan dapat meningkatkan kinerja pegawai.

Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa locus of control dapat meningkatkan kinerja pegawai. Semakin tinggi internal locus of control seseorang maka semakin mampu ia memberikan kinerja terbaik di tempat kerjanya. Locus of control merupakan cara pandang individu terhadap kesuksesan maupun kegagalannya dalam melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupannya yang disebabkan oleh kendali dari dalam maupun dari luar dirinya (Sitorus et al., 2019). Ketika seorang pegawai percaya akan kemampuan dirinya dalam melakukan sesuatu hal tanpa bergantung kepada orang lain maka sesungguhnya itu dapat menjadi kekuatan dalam melalui berbagai rintangan yang ditemui dalam lingkungan kerja. Efek baik ketika seseorang memiliki internal locus of control yang tinggi yaitu ia akan mudah adaptif dengan berbagai perubahan yang terjadi, tidak merasa cemas ketika atasan memberikan tantangan kerja yang lebih berat, tetap berpikir positif dalam situasi tersulit, berinisiatif, dan memiliki etos kerja yang tinggi. Di sisi lain, seseorang sangat perlu menekan external locus of control agar tidak berkembang dalam dirinya karena hal itu mampu membuatnya merasa pesimis ketika menghadapi kesulitan dalam bekerja, tidak memiliki gairah untuk mengembangkan diri, mudah merasa jenuh dalam bekerja karena tidak menetapkan terget tertentu yang akan dicapai, serta mudah menyalahkan orang lain atas kekagagalan yang ia dapatkan.
Locus of control mampu mengarahkan pegawai dalam pencapaian kinerja terbaik karena pada dasarnya kinerja seseorang berkaitan erat dengan kepribadian dan salah satu aspek dari kepribadian itu adalah locus of control (Hermawan & Kaban, 2014). Dengan memiliki kendali diri yang baik, seseorang yakin bahwa ia mampu mencapai keberhasilan dengan kerja kerasnya tanpa harus merepotkan orang lain. Senantiasa fokus mengerjakan tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan terus berupaya mengembangkan kreativitas diri dalam bekerja. Hal ini nyatanya mampu meningkatkan kinerja pegawai di tempat kerja.

Kesimpulan

Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa locus of control mampu meningkatkan kinerja pegawai. Seorang pegawai sangat penting mengembangkan internal locus of control karena hal itu dapat memberikan keyakinan bahwa ia mampu mencapai kinerja terbaiknya di dunia kerja tanpa harus bergantung kepada orang lain.
Daftar Pustaka
Ary, I. R., & Sriathi, A. A. A. (2019). Pengaruh Self Efficacy Dan Locus Of Control Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Ramayana Mal Bali). E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 8(1), 30. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2019.v08.i01.p02
Ayu, I., Widiari, R., Darma, G. S., & School, U. G. (2017). Evaluasi Kinerja Pegawai Kontrak Melalui Tujuh Kompetensi Spencer Pada Pelayanan Denpasar Sewerage Development Project (DSDP). 2(2).
Bhrigu K Lahkar, & Büyükçolpan. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. 23(3), 2019.
Chiang, Y. Te, Fang, W. T., Kaplan, U., & Ng, E. (2019). Locus of control: The mediation effect between emotional stability and pro-environmental behavior. Sustainability (Switzerland), 11(3). https://doi.org/10.3390/su11030820
Dudi, A., Moeins, A., & Elfiswandi. (2019). Pengaruh Komitmen, Kompetensi, dan Locus of Control Terhadap Kinerja Pegawai Pemerintahan. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 1(4), 1–7. https://doi.org/10.37034/infeb.v1i4.8
Hermawan, F., & Kaban, D. F. (2014). Pengaruh Locus Of Control Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Di PT X). Jurnal Manajemen Bisnis, 5(1), 31–39. https://journal.umy.ac.id/index.php/mb/article/view/613
Pramesti, N. R., Kunci, K., Kerja, R., & Pegawai, K. (2023). Studi Kepustakan Mengenai Pengaruh Rotasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru (Vol. 4, Issue 1).
Radityastuti, A. A. A. R., Astika, I. B. P., & Wirakusuma, M. G. (2017). Pengaruh Locus Control Pada Kinerja Analisis Kredit dengan Motivasi dan Lingkungan Kerja Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 6, 2503–2528.
Sari, D. P. (2018). Pengaruh Locus of Control , Motivasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bank Nagari Cabang Simpang Empat Pasaman Barat. Jurnal Ekobistek Fakultas Ekonomi, 7(1), 9–18.
Sitorus, J. S., Siburian, W. K., Siagian, F. F., & Gultom, Y. (2019). Pengaruh Locus Of Control, Organization Commitment, Performance, Dan Turnover Intention Terhadap Dysfunctional Audit Behavior Pada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan di Sumatera Utara. Aksara Public, 3(2), 122–133.
Wayan Suwendra, I., Rai Suwena, K., & Wayan Yiela Giana Roseyamita, N. (n.d). Kompleksitas Tugas Dan Locus Of Control Penentu Kinerja Panureksa Pada LPD.
Yusuf, M., Indrian, H., & Adi, S. (n.d.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan di Lingkungan Kabupaten Tuban Tahun 2019. (*) 

Barta1.Com
Tags: email: nisbasilvana82@gmail.comNisba Silvana Jurusan Administrasi BisnisPeran Locus Of Control Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawaipolimdopoliteknik negeri manado
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Lishaa Maramis saat berada di Puncak Gunung Empung. (Foto: istimewa)

Cerita Pendakian Lishaa Maramis di Gunung Empung

Discussion about this post

Berita Terkini

  • AMAN Sulut Laksanakan Pelatihan Community Organizer, Kharisma: Bukan Sekadar Penggerak Organisasi 27 Mei 2026
  • Plt Bupati Heronimus Makainas Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Pemkab Sitaro 27 Mei 2026
  • Museum Sulut Setelah Batal ‘Dijual’ 27 Mei 2026
  • Gubernur Yulius Selvanus Kebut Pemajuan Kebudayaan, Dari Museum Digital Hingga Perlindungan BPJS 1.000 Seniman 27 Mei 2026
  • Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Satreskrim Polres Kepualaun Talaud Bersosialisasi dan Diskusi Bersama PPNS 27 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In