Minahasa, Barta1.com – Implementasi baja ringan pada peningkatan fasilitas peribadatan Gereja Gerakan Pentakosta Jemaat “Militia Christy” Tondano, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Merupakan tema pada pengabdian, melalui program penerapan IPTEK pada masyarakat (PIM) yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Ketua tim PIM Polimdo, Fery Sondakh, ST.,MT bersama anggotanya Dr.Ir. Jeanely Rangkang, M.Eng.Sc kepada Barta1.com mengatakan, PIM kali ini dilakasanakan di Gereja Gerakan Pentakosta Jemaat “Militia Christy” Tondano, selama 3 hari, yakni Senin sampai Rabu (1-3/7/2024).

“Kenapa kami memilih Gereja Pentakosta Jemaat Militia Christy Tondano ini. Karena hasil observasi lapangan, ditemukan bagian depan bangunan Gereja perlu dibangun teras yang harus ditutupi atap, guna memperluas area depan Gereja sebagai tempat bermain anak-anak sekolah minggu,” ungkap keduanya.
Bukan itu saja, Kata Fery dan Jeanely, bahkan teras sangat berguna ketika perayaan hari-hari raya Gerejawi, ketika melakukan peribadatan. Apalagi bagi jemaat, yang tidak mendapatkan tempat di bagian dalam Gereja.
“Bahkan manfaat dari teras ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Jemaat dalam melaksanakan Peribadatan, khususnya untuk anak-anak sekolah minggu,” terangnya.
Lanjut akademisi dari Jurusan Teknik Sipil Polimdo, bahwa area teras juga melindungi jemaat dari kecelakaan maupun cuaca yang tidak baik.
“Semoga apa yang dilakukan ini bisa bermanfaat bagi jemaat, dan dapat menerima manfaatnya secara berkelanjutan,” tutur keduanya sembari menyebut kegiatan ini didukung dan dibantu oleh Jemaat setempat.
Diketahui Gereja Gerakan Pentakosta Jemaat “Militia Christy” Tondano dipimpin oleh Pendeta/Gembala Tiene Hetty Talumikir, STh., GGP. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post