Manado, Barta1.com – Kalian semua itu istimewa, sebuah ungkapan dari relawan Dinding Manado, Sarah Abigail Br Sembiring kepada anak-anak Dinding Manado.
Teruslah belajar dan bermimpi, pesan Sarah, ingat masih banyak orang yang peduli dan sayang kepada kalian. “Jangan biarkan perkataan orang lain membuat adik-adik menjadi sedih, patah semangat dan kehilangan harapan akan masa depan.”
“Teruslah berjuang untuk menggapai setiap cita-cita dan mimpi kalian. Kembangkan setiap bakat dan potensi yang adik-adik miliki,” ungkap mahasiswa akhir Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi itu.
Sarah berharap, anak-anak Dinding ke depannya menjadi anak-anak yang sukses, karena mereka memiliki banyak talenta. Semoga melalui Komunitas Dinding Manado, anak-anak bisa tumbuh menjadi anak yang berkarakter baik,sopan dan penuh rasa hormat.
“Sebagai seorang kakak berharap juga anak-anak Dinding Manado bisa saling menyayangi, saling menghargai dan saling merangkul satu dengan yang lain. Tetap bangun persahabatan dan kebersamaan kalian di Dinding Manado. Biarlah ketulusan dan kerja keras kalian menjadi inspirasi bagi banyak orang,” pesan lagi Sarah kepada anak-anak Dinding Manado.
Lanjut Sarah, bahwa setiap agenda yang diikuti di Komunitas Dinding Manado membuat dirinya bahagia dan merasa bersyukur, di mana diberikan kesempatan lagi menjadi mentor di Summer Camp 2024. “Ini adalah sebuah momen yang sangat berarti, karena bisa bertemu dan melepas rindu dengan anak-anak, meskipun terkadang was-was dan lelah dengan anak-anak yang sangat aktif sehingga sedikit sulit diatur.”
“Summer Camp 2024 sangatlah keren dan luar biasa, banyak pengalaman menarik yang saya sendiri dapatkan, terutama bertemu dengan anak-anak dengan karakter beragam, ada yang lucu, jahil, pendiam, bahkan juga ada yang sangat aktif, tapi mereka semua membuat suasana Summer Camp itu menjadi ramai, asik, dan menyenangkan. Sarah juga senang bisa berkenalan dan bekerja sama dengan kakak-kakak pengurus dan mentor lainnya. Intinya, bahagia mendapatkan pengalam berharga Bersama Komunitas Dinding Manado,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post