Manado, Barta1.com- Anggota DPRD Provinsi Sulut, Toni Supit mengapresiasi kinerja ketua pansus Ranperda Kebudayaan, James Tuuk di Ruang Serba Guna DPRD Provinsi Sulut, (2/07/2024).
“Ranperda menjadi Perda itu sangat penting, dikarenakan Ranperda Kebudayaan Provinsi Sulut yang menaungi semua budaya-budaya yang ada,” ungkap Toni.

Sebelumnya, kata Toni, dirinya tidak mengetahui halangan apa, sehingga sekian tahun Perda ini tidak selesai.
“Maka dari itu, saya salut kepada ketua Pansus Ranperda Kebudayaan, James Tuuk yang luar biasa sangat pro aktif, sehingga pembahasan – pembahasan, pasal demi pasal bisa dilalui dengan baik dan kita sudah melakukan study banding, kemudian juga mengali tentang kebudayaan-kebudayaan yang lain,” ujarnya.
Menurutnya, langkah yang diambil sudah memperkaya Perda kebudayaan ke depan, mudah-mudahan penetapan tidak terlalu lama, supaya Perda ini sudah langsung action.
“Di sini juga dimasukan pidananya, sekalipun hanya tipiring dan ini sangat penting bagi DKI Jakarta, dan kita bisa membandingkan untuk Perda di Sulut, nantinya. Kita bisa melihat di Bali, salah satu yang menjadi magnet objek wisata adalah kebudayaan. Bisa dikasih contoh, di mana anak-anak saja sudah tahu melayani, memang itu menjadi budaya, jika itu ditanamkan bagi anak-anak kita untuk melayani dengan menceritakan budaya-budaya di Sulut, tentunya mereka akan paham dan mengerti, tapi ketika kita tidak bicara tentang budaya, melainkan sekarang ini melalui media sosial anak-anak secara cepat mengadopsi budaya asing,” jelas mantan Bupati Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) ini.
Anak-anak sekarang lebih banyak tahu budaya asing dibandingkan dengan budaya lokal, sehingga di daerah Nusa Utara seperti muatan lokal (Mulok) dimasukan, sehingga bahasa daerah, budaya daerah masih tertanam bagi anak-anak, bahkan sering ditampilkan di pagelaran tingkat daerah, Provinsi maupun bagi tamu-tamu ditingkatan nasional.
“Mudah-mudahan dengan waktu yang tidak begitu lama, kita bisa rampungkan, sekali lagi salut buat ketua dan teman-teman anggota Pansus, serta semua yang terlibat, termasuk di dalamnya tim ahli yang bisa menyelesaikan semua itu,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post