Manado,Barta1.com – Riak riuk di depan Gedung Terpadu Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Rupanya, ada event kuliner Tradisional yang dipasarkan oleh mahasiswa Jurusan Pariwisata Polimdo, kamis (6/06/2024).
Kue, minuman hingga makanan berat menyajikan rasa dan minat dari setiap pengunjung, untuk melihat-lihat kuliner Tradisional buatan mahasiswa program studi (Prodi) perhotelan itu.

Terlihat beberapa mahasiswa ada yang meracik minuman, menggoreng, membungkus. Bahkan ada bagian pemasaran dan keuangan. Semuanya, tersistematis.
Rupanya yang dilakukan oleh mahasiswa perhotelan itu bagian dari mata kuliah MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition).
Jrivianti Najoan dan Chelita Rombon, dua mahasiswa yang bertanggungjawab pada event kuliner tradisional ini ketika diwawancarai Barta1.com mengatakan, sebelum event ini dibuat tentunya melewati proses pembahasan, yakni menentukan konsep.
“Setelah konsepnya sudah dibahas, kami mencoba menyampaikan kepada dosen dan mengambil sampel kepada beberapa mahasiswa yang nantinya akan menjadi konsumen. Dari kesemuanya itu, kami memutuskan untuk menjalankan konsep penjualan kuliner tradisional dari Sulawesi Utara,” jelasnya.
Ketika event ini dijalankan, kata Jrivianti dan Chelita, rupanya banyak pengunjung, baik itu dari mahasiswa, dosen maupun masyarakat umum. “Kegiatan kami ini hanya sehari saja, karena ini bagian dari mata kuliah MICE.”
“Semua kuliner di sini buatan dari mahasiswa Pariwisata yang terlibat dalam event ini, baik itu kue cucur, tinutuan, nasi kuning, minuman tradisional yang sudah dicampurkan dan masih banyak lagi,” ucap keduanya sambil tersenyum.
Sedangkan Ketua Jurusan Pariwisata Polimdo, Dr. Bernadain D. Polii, M.Pd, ketika ditemui menyebut Pameran kuliner tradisional yang ditampilkan oleh mahasiswa Pariwisata ini merupakan bagian dari mata kuliah MICE, di mana mereka harus menyusun berbagai kegiatan dan mereka sendiri yang menjadi penyelenggaranya. Dan paling terpenting di situ adalah, bagaimana cara mereka bekerjasama dalam event tersebut,” ujarnya.
Hal ini melatih mereka ketika turun ke dunia industri, kata Polii, di mana mata kuliah yang diajarkan ini benar-benar bermanfaat.
“Kegiatan ini sudah menjadi rutin di Jurusan Pariwisata Polimdo, khusus untuk mata kuliah MICE,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post