Manado, Barta1.com – Aksi kemanusiaan dilakukan ratusan guru dan siswa SMA dan SMK di Sulawesi Utara. Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut berupa donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut, di Kantor Dikda Sulut, Selasa (26/2/2019).
Kadis Dikda Sulut, dr Liesje GL Punuh MKes mengatakan, bakti sosial berupa donor darah adalah program Pemerintah Provinsi Sulut yang dilaksanakan semua SKPD baik dinas, badan maupun kantor.
“Jadwal Dikda Sulut hari ini. Saya memberikan apresiasi bagi para pendonor dari kalangan pendidikan dan masyarakat,” ujar Punuh, Selasa (26/2/2019).
Kata dia, Dikda Sulut memecahkan rekor pendonor terbanyak yaitu 112 pendonor atau kantong darah. “Donor darah yang dilakukan oleh guru, siswa, ASN Dikda dan THL sangat membantu PMI terlebih khusus untuk kemanusiaan yang bisa membantu orang lain yang membutuhkan darah,” ungkapnya.
Kepala SMA Negeri 4 Manado, Dr Lile N Wuisan MPd yang juga ikut mendonorkan darahnya bersama siswa dan gurunya menyampaikan, sekolahnya ikut ambil menyumbangkan darah sebanyak 13 guru dan siswa. “Berdonor darah adalah tindakan yang sangat mulia karena bisa membantu orang lain yang sakit membutuhkan darah,” katanya.
Lanjut Wuisan, dengan memiliki rasa kemanusiaan melalui bakti sosial dalam berdonor darah juga bisa merubah karakter para siswa agar lebih baik lagi. Termasuk seorang kepsek juga bisa menjadi teladan.
Sementara Matius Pereira, siswa Kelas 12 Jurusan Pekerja Sosial SMKN 4 Manado ini menyampaikan, dirinya datang berdonor darah karena merasa terpanggil untuk bisa membantu orang yang sakit yang membutuhkan setetes darah.
“Kita sebagai siswa penerus bangsa harus memiliki jiwa kemanusiaan dengan bisa membantu pada sesama,” kata dia.
Peliput : Zulkifly M


Discussion about this post