• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Renungan Kristen 5 Maret 2024: Murid yang Dikasihi Yesus

by Agustinus Hari
5 Maret 2024
in Edukasi
0
Renungan Kristen 5 Maret 2024: Murid yang Dikasihi Yesus

Ilustrasi Renungan Kristen. (foto: istimewa)

0
SHARES
496
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Dalam renungan Kristen hari ini, Selasa, 5 Maret 2024, diberi judul: Murid yang Dikasihi Yesus dengan bacaan Yohanes 13:23-24.

Di antara 12 murid Yesus, ada satu murid-Nya yang sangat Dia sayangi. Dialah Yohanes anak Zebedeus. Kalau Yudas adalah murid yang paling dipercaya karena dipercayakan Yesus sebagai bendahara-Nya, maka Yohanes merupakan murid yang disayangi-Nya. Mengapa Yohanes lebih disayangi oleh Yesus dibanding murid-murid yang lain?

Yohanes adalah adik dari salah satu murid Yesus yakni Yakobus. Keduanya anak Zebedeus yang dipanggil dan secara bersamaan sebagai kakak beradik menjadi murid Yesus. Mereka dipanggil ketika bersama ayah mereka sedang membenahi jala mereka di pantai (tepi danau) Galilea, setelah Yesus sebelumnya memanggil 2 kakak beradik yakni Petrus dan Andreas menjadi murid-murid yang pertama (Mat 4:18-22).

Yohanes yang adalah rasul yang menulis Injil Yohanes selalu diperlakukan spesial oleh Yesus. Termasuk ketika Yesus mengadakan perjamuan bersama murid-murid-Nya, setelah sebelumnya Yesus melakukan pembasuhan kepada mereka. Saat itu, Yesus menyampaikan kepada mereka bahwa salah satu di antara 12 murid-Nya itu akan mengkhianati Dia. Namun, ketika Yesus sedang mengungkapkan perasaan kesedihan hati-Nya itu saat perjamuan, Yohanes yang duduk di samping kanan-Nya, menunjukkan kedekatannya dengan Yesus. Bahkan relatif bermakna dengan Yesus. Karena dia duduk sambil menyandarkan dirinya kepada Yesus. Posisinya sangat dekat bahkan melekat pada Yesus.

Yang menarik, hal itu tidak menimbulkan kecemburuan di antara para murid Yesus dengan keadaan Yohanes. Bahkan dalam berbagai kegiatan Yesus yang agak khusus seperti berdoa di bukit, masuk ke rumah Yairus dan beberapa kegiatan lainnya, Yohanes selalu turut serta hanya bersama Petrus dan terkadang dengan kakaknya Yakobus ataupun Andreas. Yohanes selalu ada di samping Yesus. Ternyata, dari 12 murid Yesus itu, Yohaneslah yang paling muda. Bahkan diungkapkan bahwa ketika itu Yohanes masih berusia sekitar 15 tahun. Selain itu, dia juga tipe penurut dan setia. Maka karena kemudaannya serta kepribadiannya itu, Yesus memperlakukan dia seperti dimanja. Padahal sebenarnya tidak juga. Karena Yesus mengasihi semua murid-Nya dan Dia tahu isi hati semua murid-Nya itu.

Itulah sebabnya dalam firman Tuhan disebutkan bahwa dia sebagai murid yang dikasihi-Nya. Bahkan untuk mengetahui siapa yang Yesus maksudkan yang akan mengkhianati Dia, Petrus harus minta bantuan Yohanes untuk menanyakan langsung kepada Sang Rabi. Petrus menggunakan bahasa isyarat kepada Yohanes agar dia menanyakan hal itu kepada Yesus. Karena posisi Yohanes yang memang bersandar kepada Yesus di meja perjamuan itu.

Meski memiliki hubungan yang sangat baik dan dekat dengan Yesus dan Kristus sangat mengasihi Yohanes, namun dia (Yohanes tentu tidak menyalahgunakan kedekatannya dengan Yesus untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Tetapi dia tetap menunjukkan sikap sebagai seorang murid yang baik, sekalipun dia paling belia dari semua murid Kristus saat itu. Itulah sebabnya, Yesus sangat mengasihi dia. Tetapi juga tidak berarti Yesus hanya mengasihi Yohanes. Sebab Kristus mengasihi semua murid-Nya dengan tulus bahkan rela berkorban untuk mereka. Jadi Yesus memperlakukan sama yakni mengasihi mereka secara sempurna dan mengajar mereka menjadi seorang murid dan hamba-Nya yang jauh lebih baik lagi. Termasuk Yohanes, namun dengan cara yang berbeda karena dia masih belia. Dan Petrus pun meminta dia langsung bertanya kepada Sang Maha Guru yang Maha Agung.

Demikian firman Tuhan hari ini: Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata: “Tanyalah siapa yang dimaksudkan-Nya!, (ay 23-24).

Kita adalah murid Yesus zaman now. Kita bertugas mememberitakan Iinjil baik dalam bentuk kesaksian, persekutuan maupun diakonia (pelayanan). Sebagai murid Yesus kita dituntut untuk setia dan taat kepada-Nya, agar kita selamat dan diberkati-Nya untuk jadi berkat bagi semua orang di sekitar kita. Baik di lingkungan keluarga, jemaat, masyarakat, pergaulan dan lingkungan pekerjaan kita.

Kita sangat dikasihi Tuhan. Bahkan seperti Yohanes, sesungguhnya kita adalah orang-orang yang dikhususkan dan diistimewakan oleh Kristus, karena kita adalah anak-anak-Nya yang memelihara iman kepada-Nya dan terus melakukan kasih dan kebaikan dalam kebenaran Kristus kepada semua orang. Tetapi kalau kita tidak taat, sudah tentu dihukum.

Bersandarlah pada Yesus seperti Yohanes. Dia selalu berada dekat dengan Yesus. Kita juga harus dekat bahkan mendekap erat melekat kepada Kristus Yesua dengan terus setia dan taat pada-Nya. Itu menyenangkan hati-Nya. Pastilah kita dikasihi dan diberkati-Nya secara heran, dahsyat dan luar biasa, amin.

Penulis : Agustinus Hari
Sumber : RHK GMIM

Barta1.Com
Tags: 5 Maret 2024AlkitabKristusRenungan KristenRHK GMIMTuhanYesus
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si. (foto:istimewa)

Kemhan RI: Sosialisasi Bela Negara Kepada Pelajar SLTA/Sederajat di Kota Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • KMPA Tansa dan KPAB Nucifera Tebar Kepedulian 14 Juni 2026
  • Perkuat Advokasi Hukum, AJI Manado Gelar Pelatihan Paralegal Bersama LBH Pers 13 Juni 2026
  • Monolog Bung Karno Pecah di Festival Bung Karno Manado, Nehemia Takaseda Tuai Apresiasi Penonton 13 Juni 2026
  • Dosen Administrasi Bisnis Polimdo Dorong Digitalisasi Rumah Kayu Woloan Lewat Pelatihan SEO dan Brand Visual 13 Juni 2026
  • KH. Hairudin Bandu Kembali Nahkodai APPSI Kota Bitung 12 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In