• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Ranperda APBD 2024 Dibahas, Toni Supit Sentil Talaud

by Frets Evan
10 November 2023
in Daerah
0
Pembahasan Ranperda APBD 2024 oleh Banggar dan TAPD Provinsi Sulut (Foto Meikel Barta1.com)

Pembahasan Ranperda APBD 2024 oleh Banggar dan TAPD Provinsi Sulut (Foto Meikel Barta1.com)

0
SHARES
137
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Badan anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulut kembali menggelar pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Sulut tahun anggaran 2024, bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Rabu-Kamis (8-9/11/2023).

Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, selaku pimpinan Banggar membuka langsung kegiatan pembahasan Ranperda tentang APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2024 ini.

Berjalannya pembahasan, Toni Supit, bagian dari anggota Banggar mengingatkan TAPD untuk merencanakan sebaik mungkin berkaitan dengan pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Supaya rencana-rencana di APBD tahun 2024 berjalan baik dan tidak ada saling mencurigai, terutama dari sektor pendapatan.

“Sektor pendapatan ini kan tidak bisa dipagari bahwa semua pihak setuju, mengingat ada sumber-sumber pendapatan lainnya,” ungkap Toni.

Mantan Bupati Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro) itu menceritakan, tentang satu daerah di Maluku yang setiap tahunnya mendapat pendapatan dari tambang mas, kemudian mereka anggarkan menjadi fiks ke dalam APBD, ternyata ketika digali emasnya tidak sesuai dengan harapan, sehingga pendapatan mereka itu tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, tetapi sudah masuk dalam APBD.

“Akhirnya untuk menutupi pembiayaan-pembiayaan yang ada mereka meminjam dari Bank Maluku, termasuk gaji-gaji ASN. Ini kan menjadi persoalan, yang akhirnya ada yang menganggarkan hanya 9 bulan seperti demo kemarin, di mana gaji Nakes tidak dapat dibayarkan karena tidak dianggarkan selama satu tahun penuh,” jelasnya.

Menurutnya, dalam perencanaan seharusnya betul-betul direncanakan dengan baik. Jika pendapatannya ada, seperti yang disingung berkaitan dengan pendapatan burung walet. Kadang-kadang burung ini buat sarang, kadang-kadang juga tidak. Ini kan menjadi burung bajingan, dan ini yang akan menyusahkan nantinya.

“Harus diingat kita memiliki pinjaman juga dari dana PEN dan ini harus direncanakan dengan baik. Karena saya mendengar ada beberapa daerah, menggunakan dana pinjam ini termasuk Talaud, di mana pinjaman dari Bank Sulut itu sudah tidak mampu lagi dibayar. Jika mereka membayar hutang itu, maka ASN-nya tidak akan terima gaji dan ini sangat membebani APBD mereka,” terangnya.

Mudah-mudahan, kata Toni, ada kebijakan dari pemerintah, mengingat ini berkaitan dengan Negara hutang kepada Negara. Dana PEN ini kan dari Negara, dipinjamkan ke pemerintah daerah. Mudah-mudahan dana ini diputihkan, seperti informasi dari pinjaman KUR BRI dari masa Covid-19 banyak yang tidak mampu membayar cicilan, sehingga BRI memberikan pemutihan dan tidak wajib untuk mengembalikan hutang mereka, ini berkaitan dengan UMKM.

“Sekiranya perencanaan ini dilakukan dengan baik agar pemberian pinjam daerah dan lain-lain bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

 

Pimpinan Banggar DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, menanggapi masukan dari anggota Fraksi PDI Perjuangan itu dengan mengucapkan terimakasih dan masukan ini akan dibahas pada pembahasan belanja serta pembiayaan. Terlihat juga ketua Tim TAPD Steve H.A Kepel, menulis setiap masukan yang disampaikan oleh suami dari Bupati Sitaro itu.

 

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Banggar DPRD SulutDPRD SulutPembahasan Ranperda APBD 2024TAPD Provinsi Suluttoni supit
ADVERTISEMENT
Frets Evan

Frets Evan

Next Post
Temu Kangen Alumni Polimdo (Foto Meikel Barta1.com)

Temu Kangen Alumni Awal Menuju Akbar, Ini Pesan Justman Entjaurau dan Mareyke Alelo

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Louis Carl Schramm Soroti Kekurangan Guru SMA/SMK hingga SLB, Sulut Usulkan 1.100 CPNS 11 Mei 2026
  • DPRD Sulut Soroti Roadmap Pendidikan, Dinas Pendidikan Paparkan Realisasi Anggaran 2026 11 Mei 2026
  • Muslimah Mongilong, Selamatkan Wajah PDI Perjuangan di RDP Komisi IV DPRD Sulut 11 Mei 2026
  • Viral Foto Kajati Sulut-Tonsu Pasca Penetapan Tersangka Bupati Sitaro, Ini Kata Asintel 11 Mei 2026
  • Gubernur Yulius Selvanus Tunjuk Heronimus Makainas Jadi Plt Bupati Sitaro Usai Kasus Korupsi 11 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In