Manado, Barta1.com – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Ilo-ilo disentil anggota komisi III DPRD Sulut, Yongkie Limen pada rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulut di Ruang Komisi III DPRD Sulut, Senin (22/5/2023).
“Terkait TPA apakah sudah siap Pak. Saya lihat kemarin Pak Komang Raka Maharthana (Mantan kepala BPPW Sulut) ngomongnya terlalu berlebihan, katanya TPA mau jadi 6 bulan, tetapi sampai 2 tahun tidak pernah selesai. Kami sudah bosan menghubungi beliau,” ungkap Limen kepada Kepala BPPW Sulut yang baru, Adji Krisbandono.
Jujur, kata Limen, selama ini sudah tidak melakukan koordinasi terkait prasarana karena sudah bosan sama Komang. “Mudah-mudahan TPA itu bisa digunakan,” harapnya.
Setelah mendengar penjelasan Limen, langsung ditanggapi oleh Kepala BPPW Sulut Adji Krisbandono. “Beberapa program sudah dibangun salah satunya TPA regional ilo-ilo, dan saat ini sedang tahapan audit dari BPK. Sedangkan pekerjaan fisiknya sudah selesai, dan kami saat ini akan melakukan koordinasi secara insentif bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terutama UPTD Persampahan, karena yang akan mengoperasikan ini mereka,” jawab Krisbandono kepada Limen.
“Kemudian berkaitan dengan DPRD Sulut ialah, terkait dengan tipping fee dikarenakan TPA Ilo-ilo mengcover Minut, Bitung, dan Kota Manado,” pungkasnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post