Catatan:
Iverdixon Tinungki
Niraya Sarry Kalundas adalah nama gadis asal Sitaro yang sudah lama saya dengar. Nama dia sering disebut para aktivis yang melakukan kerja-kerja riil politik di Manado, bahkan Sulawesi Utara. Ia disebut sebagai salah satu sosok yang berada di balik pengoperasian berbagai grand design strategi politik para politisi ternama di daerah ini.
Sore akhir Februari 2024, saya akhirnya bertemu dengan Niraya di sebuah gerai kopi di pesisir utara Kota Manado. Ya Niraya Sarry Kalundas. Nama yang disebut-sebut para sahabat politisi.
Setelah berdiskusi dengannya, pertama dan terutama harus saya sebutkan, ia berada di level generasi terkini Sitaro yang unggul. Keunggulan itu terletak pada wawasannya yang luas terkait politik, kekuasaan, pembangunan, dan hukum.
Selebihnya ia nampak sebagai pribadi yang asyik, berani, dan terutama bernyali menentang arus demi kemajuan daerahnya. Berpakaian sedemikian simple, namun sangat memesona. Di satu sisi, ia seorang tipikal perempuan kepulauan. Di lain sisi, ia merepresentasikan keanggunan dan kekuatan intelektual.
Anak muda lepasan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Merdeka Manado dengan gelar S. Sos ini lahir pada 8 September 1992 dari pasangan orang tua asal Tagulandang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (SITARO).
Di Sitaro, orang mengenal Niraya sebagai Tenaga Kementerian Desa untuk tugas Pendamping Desa. Ia memandang pekerjaannya itu sebagai langkah ikut berpartisipasi dalam membangun daerahnya tercinta.
Namun di kalangan aktivis di Sulawesi Utara, Niraya tercatata sebagai aktivis LSM Anti Korupsi yang dengan gencar memerangi korupsi di berbagai lembaga pemerintahan. Ia vokal dan berani, tangguh dan pekerja keras.
Itu sebabnya saya menjadi mafhum kalau Partai Kebangkitan Bangsa, sebuah partai berideologi moderat yang menjadi rumah bagi kaum cerdas Indonesia, merangkul dia menjadi kader mereka.
Karena dalam pandangan realisme politik, hanya mereka yang unggul yang siap dipertarungkan di ruang-ruang kontestasi politik. Dan dalam pandangan realisme politik itulah Niraya Sari Kalundas berpontensi mengkonversi popularitas dan reputasinya menjadi suara.
Pada 2024 nanti Niraya menyatakan akan ikut kontestasi legislatif dari Dapil 3 Sitaro. Kehadirannya dalam peta politik Kabupaten Sitaro bagi saya adalah penanda nilai kematangan politik di kabupaten kepulauan itu.
Kematangan politik selalu ditandai dengan kedewasaan dalam berdemokrasi. Dan iklim perpolitikan di Kabupaten Sitaro mulai menunjukan itu lewat tampilnya sejumlah kader dengan tingkat preferensi politik terbaik dari daerah kepulauan tersebut pada kontestasi politik 2024. (*)


Discussion about this post