Manado, Barta1.com – Bencana banjir dan tanah longsor menerjang Kota Manado pada Jumat (27/1/2023) lalu, membuat keprihatinan semua pihak. Selain sejumlah sekolah ikut terdampak, siswa dan guru-guru juga jadi korban bencana alam tersebut.
Sepertinya halnya di SMK Negeri 3 Manado. Tercatat 204 siswa dan guru yang terdampak banjir dan tanah longsor tersebut.
Kepala SMK Negeri 3 Manado, Silvia Ransulangi menyampaikan sekolahnya bergerak cepat dengan mengumpulkan bahan bantuan berupa sembako baik Air mineral, baju seragam, baju bekas laiak pakai, supermie cup, makanan bungkus, uang dan sepatu sekolah.
“Bantuan ini kami kumpul dari kalangan guru dan siswa yang tidak terkena dampak banjir dan longsor dengan bergotong royong,” kata Kepsek yang murah senyum ini, Jumat (3/2/2023).
Menurutnya, bantuan telah disalurkan kepada para siswa dan guru korban banjir dan tanah longsor sejak kejadian bencana hingga saat ini. “Kami memberikan bantuan pada mereka dengan terjun langsung ke lokasi rumah siswa yang terdampak,” ujar Ransulangi.
Kata dia, bantuan yang diberikan ini guna meringankan beban mereka dari bencana.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post