Manado, Barta1.com – Belum lama ini, Fraksi Demokrat DPRD Sulut, melalui anggotanya Henry Walukow meminta Pemerintah Provinsi Sulut memperhatikan nasib dari petani cap tikus di Sulut. “Fraksi Demokrat berharap alokasi kebijakan anggaran di bidang pertanian dan perkebunan diperhatikan, termasuk terobosan bagi petani cap tikus,” ujarnya, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Kamis (29/09/2022).
Apa yang disampaikan oleh Fraksi Demokrat DPRD Sulut, langsung ditanggapi Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw. “Sekarang sudah ada 2 perusahaan yang diberikan kesempatan untuk memproduksi cap tikus,” katanya.
Sekarang kata dia, lagi cari jalan untuk ekspor agar mendapatkan pasar nasional hingga internasional, dan tentunya akan membantu petani cap tikus kita yang hampir 50 ribu orang. Diketahui, cap tikus adalah minum beralkohol tradisional Minahasa dari hasil fermentasi dan distilasi air nira dari pohon aren.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post