Manado,Barta1.com — Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto, kepada awak media, bertempat di CTI – CFF, Manado, Jumat (24/04/206) menyampaikan bahwa terumbu karang bukan hanya untuk Indonesia, melainkan bagian dari kepentingan global.
“Perlindungan terumbu karang merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dunia,” ungkap Mr Santo.
Sejalan dengan itu, Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Hendra Yusran Siry, menegaskan bahwa terumbu karang menjadi bagian penting dalam kawasan konservasi.
“Luas kawasan konservasi Indonesia telah mencapai 30,39 juta hektare, di mana sekitar 80 persen di antaranya merupakan kontribusi pemerintah daerah, termasuk Provinsi Sulawesi Utara yang telah menetapkan lima kawasan konservasi,” ujar Dr Hendra.
Lanjut dia, peran pemerintah daerah sangat penting, karena merekalah yang dapat mengidentifikasi wilayah potensial untuk dicadangkan, kemudian mengusulkannya kepada pemerintah pusat hingga akhirnya ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.
“Oleh karena itu, kemitraan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga kawasan konservasi, terutama terumbu karang yang memiliki peran vital bagi kehidupan laut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa terumbu karang memiliki kaitan erat dengan keberlangsungan spesies bernilai ekonomi tinggi, seperti tuna. ” Dalam siklus hidupnya, baik saat masih kecil maupun dewasa, tuna sangat bergantung pada ekosistem terumbu karang.”
Manfaat Terumbu Karang
Mengutip dari yiari.or.id, terumbu karang memiliki berbagai manfaat penting, baik bagi ekosistem laut maupun kehidupan manusia.
Habitat Beragam Biota Laut
Terumbu karang menjadi rumah bagi berbagai organisme laut seperti ikan, moluska, dan krustasea. Selain menyediakan tempat tinggal, ekosistem ini juga menjadi lokasi berkembang biak sekaligus perlindungan alami dari predator, terutama bagi biota laut berukuran kecil.
Penyaring Alami Laut
Terumbu karang berperan dalam menjaga kejernihan air dengan menyaring partikel organik serta kelebihan nutrisi. Fungsi ini membantu mencegah eutrofikasi, kondisi yang dapat memicu ledakan pertumbuhan alga dan merusak keseimbangan ekosistem laut. Dengan demikian, sinar matahari tetap dapat menembus dasar laut dan mendukung proses fotosintesis organisme lainnya.
Menjaga Rantai Makanan
Sebagai pusat keanekaragaman hayati, terumbu karang mendukung berbagai tingkat rantai makanan.
Mulai dari alga bersimbiosis yang menghasilkan energi, hingga ikan herbivora, konsumen sekunder, dan predator puncak, semuanya saling terhubung dalam ekosistem yang kompleks dan dinamis.
Manfaat bagi Kehidupan Manusia
Tidak hanya penting bagi laut, terumbu karang juga memberikan manfaat besar bagi manusia:
Mendukung Keseimbangan Iklim
Terumbu karang membantu menyerap karbon dioksida (CO₂), sehingga berkontribusi dalam mengurangi gas rumah kaca dan menjaga stabilitas iklim global.
Melindungi Garis Pantai
Struktur kokohnya mampu meredam gelombang besar dan badai, sekaligus mencegah abrasi atau erosi pantai.
Menggerakkan Perekonomian
Terumbu karang menjadi daya tarik utama pariwisata bahari, seperti snorkeling, menyelam, dan fotografi bawah laut. Aktivitas ini memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan masyarakat lokal dan negara. Selain itu, sektor perikanan berbasis terumbu karang juga menjadi sumber mata pencaharian penting bagi masyarakat pesisir.
Dengan segala perannya, terumbu karang bukan hanya warisan alam yang harus dijaga, tetapi juga fondasi penting bagi keberlanjutan kehidupan di masa depan.
Dalam sesi conference press, itu hadir pula Executive Director of CTI CFF Regional Secretariat, Dr. Frank Keith Griffin. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo

Discussion about this post