Manado, Barta1.com – Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kepedulian terhadap masyarakat. Kali ini, melalui program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa bersama dosen pembina melakukan pemasangan lampu Smart PJU berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di dua titik strategis di Desa Paniki Atas, Kota Manado, Selasa (9/6/2026).

Dua titik pemasangan tersebut berada di akses jalan masuk perumahan serta di kawasan permukiman warga Palm Residence, yang selama ini membutuhkan penerangan tambahan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari model pembelajaran Pengabdian Berbasis Masyarakat – Mahasiswa Berdampak (PBM-MB) melalui implementasi Smart Solar Street Lighting berbasis PLTS di Desa Paniki Atas. Program ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara nyata di tengah masyarakat.

Tim pengabdian dipimpin oleh Amelia Ester Diana Rorong sebagai ketua, dengan anggota Arther Rumbay, Jeriko Nayoan, Joshua Supit, Alfian Pioh, Wellem Enoch, Milano Manueke, Feiby Tangon, Ceysi Manumpil, Ricky Mare, Kristian Angwarmase, Sheva Lahete, Gregoryan Anggreyno, Christofael Waas, Jeremy Ambar, Arya Matadjang, dan Edna Lontaan.

Program ini dibimbing oleh dua dosen Jurusan Teknik Elektro Polimdo, yakni Leony Ariesta Wenno, ST., M.Eng dan Deitje Pongoh, ST., M.Pd.
Saat diwawancarai Barta1.com, Leony Ariesta Wenno, ST., M.Eng, selaku Dosen Pembina Pengabdian kepada Masyarakat, menjelaskan bahwa implementasi Smart Solar Street Lighting yang efisien, mandiri, dan berkelanjutan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengurangi risiko kecelakaan maupun potensi tindakan kriminal akibat minimnya penerangan di area akses masuk perumahan.
“Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, program ini juga menjadi sarana edukasi positif mengenai penerapan dan pemanfaatan energi hijau (green energy) yang diperkenalkan langsung oleh mahasiswa kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Smart Solar Street Lighting dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kelancaran mobilitas sehari-hari.
“Program ini juga menjadi media transfer pengetahuan dari mahasiswa kepada masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatan teknologi berbasis green energy,” tambahnya.
Lebih lanjut, Leony menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi energi hijau dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan teknologi bersih yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Dengan pemanfaatan teknologi green energy, masyarakat semakin memahami pentingnya energi bersih yang tidak hanya mendukung kebutuhan saat ini, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan,” pungkasnya. (*)
Ediror: Meikel Pontolondo


Discussion about this post