Manado, Barta1.com — Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo), khususnya Program Studi Informatika, berhasil meraih akreditasi Unggul dari LAM INFOKOM. Kabar membanggakan ini disambut dengan antusias oleh seluruh pihak, mulai dari pimpinan, dosen, pegawai, hingga mahasiswa.
Angelica Joshinta Pendelaki, mahasiswa semester 6 Program Studi Informatika, kepada Barta1.com pada Kamis (23/04/2026), mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan meraih akreditasi unggul menjadi momen yang sangat berarti bagi dirinya dan seluruh civitas akademika.
“Ini bukan sekadar predikat di atas kertas, melainkan bukti nyata dari peningkatan kualitas, baik dari segi kurikulum maupun fasilitas,” ujarnya.
Ia pun berharap ke depan Program Studi Informatika dapat semakin berkembang, sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menghadapi persaingan di dunia teknologi, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk melanjutkan studi.
Sedangkan, Ketua Jurusan Elektro Polimdo, Marson Budiman SST., MT kepada Barta1.com mengungkapkan bahwa mempertahankan akreditasi unggul memerlukan perhatian serius terhadap siklus PPPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).
“Hal yang dinilai sangat penting oleh LAM INFOKOM adalah siklus PPPP. Karena itu, bersama pimpinan dan unit terkait, kami terus mendukung penjaminan mutu agar proses institusi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian akreditasi unggul bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan setiap unit kerja dievaluasi secara terukur. Hal ini mencakup budaya mutu, kriteria pendidikan, pengabdian, peningkatan, hingga pengendalian.
“Semua itu harus benar-benar diterapkan di setiap unit kerja,” lanjutnya.
Menurutnya, yang dimaksud unit kerja tidak hanya terbatas pada jurusan, tetapi mencakup seluruh lini, mulai dari direktur hingga staf. Tujuannya adalah menghasilkan sumber daya manusia unggul, bukan sekadar meraih status akreditasi.
“Capaian unggul itu harus nyata dirasakan mahasiswa dan lulusan, hingga mereka mampu berkarya di industri dan bahkan dapat bekerja dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Marson menuturkan bahwa akreditasi merupakan tolok ukur kualitas institusi maupun program studi. Secara internal, akreditasi membantu mengevaluasi kinerja dosen dan sistem pembelajaran secara menyeluruh, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, proses belajar mengajar, hingga hasil akhir yang dicapai.
“Kami terus berupaya memastikan seluruh proses, dari input hingga output mahasiswa, benar-benar terjamin sehingga mereka memiliki kualitas dan kompetensi yang baik,” katanya.
Dari sisi eksternal, akreditasi juga memiliki peran penting dalam dunia kerja. Industri maupun instansi pemerintah dan swasta kerap menjadikan akreditasi sebagai salah satu indikator kualitas lulusan.
“Akreditasi mencerminkan kualitas institusi, yang pada akhirnya menjadi pertimbangan bagi dunia kerja,” tambahnya.
Dalam proses akreditasi, LAM INFOKOM juga memberikan sejumlah catatan untuk peningkatan, terutama terkait pencapaian misi institusi yang ditargetkan hingga level internasional. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post