Aceh Tamiang, Barta1.com – PT PLN (Persero) memastikan infrastruktur kelistrikan untuk 600 unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang telah rampung 100 persen. Langkah ini diambil untuk menjamin warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor dapat langsung menikmati layanan listrik saat mulai menghuni unit tersebut pekan depan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan pihaknya mendukung penuh instruksi pemerintah melalui Danantara Indonesia dalam penyediaan prasarana dasar. PLN telah menyelesaikan pembangunan trafo, penarikan jaringan listrik, hingga pemasangan kWh meter di seluruh hunian yang telah berdiri.
“Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” ujar Darmawan Prasodjo.
Kesiapan infrastruktur ini mencakup jaringan distribusi yang cukup untuk melayani kebutuhan beban listrik rumah tangga di ratusan unit hunian serta fasilitas umum pendukung. PLN menempatkan keandalan listrik sebagai fondasi utama agar aktivitas sosial masyarakat bisa kembali berjalan normal di lokasi baru.
Darmawan menekankan kehadiran listrik bukan sekadar penerangan, melainkan alat untuk mengembalikan rasa aman bagi masyarakat yang sempat kehilangan tempat tinggal. Listrik yang andal diharapkan mampu mendukung anak-anak untuk kembali belajar dan membantu produktivitas keluarga.
“Kami memahami saudara-saudara kita yang terdampak telah kehilangan banyak hal. Karena itu, PLN berupaya menghadirkan listrik yang prima di kawasan Huntara agar masyarakat dapat segera tinggal dengan lebih layak,” tambah Darmawan saat meninjau lokasi bersama COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria.
Dalam pengamanan pasokan, PLN memastikan kapasitas daya yang dialirkan ke kawasan Huntara memiliki cadangan yang cukup. Pembangunan infrastruktur trafo baru dilakukan secara khusus untuk menjaga stabilitas tegangan listrik di wilayah pemukiman darurat tersebut agar bebas dari gangguan teknis.
Sinergi di lapangan dilakukan secara intensif dengan pengawasan langsung dari jajaran direksi untuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses penyambungan. PLN berkomitmen untuk terus mendampingi proses pemulihan masyarakat Aceh Tamiang hingga seluruh tahapan transisi pascabencana selesai.
“Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi masyarakat bangkit dari bencana. Kehadiran listrik yang andal adalah kebutuhan dasar yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari,” pungkas Darmawan menegaskan misi kemanusiaan PLN. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post