Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui Jurusan Teknik Sipil melaksanakan kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat oleh Mahasiswa (PBM-M) di Kelurahan Titiwungen, Kota Manado, Jumat (19/12/2025).

Dalam kegiatan pengabdian ini, Jurusan Teknik Sipil Polimdo tidak berjalan sendiri, melainkan berkolaborasi dengan Jurusan Teknik Mesin Polimdo sebagai bentuk sinergi lintas keilmuan.
Mengusung tema “Aksi Nyata Mahasiswa Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado untuk Masyarakat Berkelanjutan dan Mandiri”, kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan di kawasan permukiman warga.
Ketua Jurusan Teknik Sipil Polimdo, Ir. Rio Pendekar Lonan, ST., MT, kepada Barta1.com menjelaskan bahwa pengabdian ini diwujudkan melalui pemasangan paving block pada jalan lingkungan di Kelurahan Titiwungen.
“Kegiatan diawali dengan survei dan identifikasi lokasi, yakni meninjau kondisi jalan lingkungan yang rusak, becek, atau belum diperkeras. Setelah itu, ditentukan pola pemasangan paving block yang sesuai,” ungkap Ir. Rio Pendekar.
Ia menambahkan, tahapan selanjutnya meliputi perhitungan kebutuhan material seperti paving block, pasir urug, pasir pasang, serta material pendukung lainnya. Desain pemasangan kemudian disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Proses pekerjaan dimulai dari pembersihan area kerja, perataan dan pemadatan tanah dasar, hingga pembuatan lapisan pasir sebagai alas pemasangan paving block,” jelasnya.
Setelah itu, dilakukan pemasangan paving block sesuai pola yang telah direncanakan, pengisian nat menggunakan pasir halus, serta pemadatan dengan alat manual. Seluruh proses ini juga melibatkan warga setempat secara aktif.
“Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang teknik pemasangan dan perawatan paving block. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi hasil pekerjaan, pemeriksaan kerapian dan kekuatan pemasangan, serta diskusi bersama warga mengenai manfaat dan pemeliharaan infrastruktur,” tambahnya.
Ir. Rio Pendekar berharap, kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sehingga jalan menjadi lebih rapi, bersih, dan nyaman digunakan, sekaligus mengurangi genangan air serta kondisi jalan yang licin atau berlumpur.
“Selain itu, kegiatan ini mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dengan mempermudah mobilitas warga, baik pejalan kaki maupun kendaraan ringan, serta meningkatkan aksesibilitas lingkungan permukiman,” ujarnya.
Lebih jauh, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai pemasangan dan perawatan paving block, sehingga tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap infrastruktur yang telah dibangun.
“Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana penerapan teori teknik sipil secara langsung di lapangan, mengasah keterampilan teknis, kerja tim, serta komunikasi dengan masyarakat. Kami juga berharap terbangun hubungan yang baik antara Polimdo dan masyarakat Kelurahan Titiwungen sebagai dasar kegiatan pengabdian dan pembangunan lingkungan di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
Peliputan: Meikel Pontolondo


Discussion about this post