• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Talaud

Harga Kopra Anjlok Jelang Natal, Petani di Talaud Harap-harap Cemas

by Frets Evan
2 Desember 2025
in Talaud
0
Potret pengupasan sabut kelapa. Salah satu proses pengolahan daging kelapa menjadi kopra (Foto Steven Maradia).

Potret pengupasan sabut kelapa. Salah satu proses pengolahan daging kelapa menjadi kopra (Foto Steven Maradia).

0
SHARES
190
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud, Barta1.com – Para petani kopra di Kabupaten Kepulauan Talaud harap-harap cemas. Pasalnya saat ini harga kopra mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Nafas lega petani kopra di Kabupaten Kepulauan Talaud mulai sesak dan ngos-ngosan. Bagaimana tidak, harga kopra yang sebelumnya mencapai Rp.21.000 per kilogram, kini anjlok hingga Rp.13.000 perkilogram.

“Harga beli kopra sekarang turunnya sangat jauh. Kami hanya bisa pasrah,” ungkap Sandi Tamila, salah satu petani kopra, Selasa (02/12/2025).

Beber Tamila, turunnya harga kopra ini terasa mencekik. Apalagi menjelang perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru, pasti ada kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya.

“Pasti ada kenaikan harga kebutuhan. Apalagi sekarang sudah bulan Desember, sudah dekat hari Natal dan Tahun Baru. Hampir semua kebutuhan harganya pasti naik. Jika harga kopra begini, sudah pasti tidak bisa memenuhi kebutuhan,” ujar Tamila.

Ia menerangkan, dari harga beli Rp.13.000 per kilo gram, jika dipotong biaya buruh panjat, buruh kupas dan operasional pengolahan daging kelapa, hasil bersihnya sekitar Rp.9.000 per kilo gram.

Proses pengolahan daging kelapa menjadi kopra (Foto Steven Maradia).
Proses pengolahan daging kelapa menjadi kopra (Foto Steven Maradia).

Lebih rinci soal upah buruh dan operasional, ia menerangkan, untuk upah buruh panjat Rp.7.000 hingga Rp.8.000 per pohon. Sedangkan buruh kupas, Rp.200 untuk 1 biji kelapa. Ditambah dengan operasional selama pengolahan kopra, maka pendapatan bersihnya seperti di atas.

Belum lagi jika kebunnya jauh dan aksesnya sulit, kata Tamila, maka perlu biaya tambahan untuk menyewa buruh panggul.

“Kalau akses jalannya bagus, bisa menggunakan kendaraan roda 2, roda 3 dan roda 4 untuk mengangkut dari kebun ke jalan raya, atau langsung ke tempat penjualan. Tapi jika aksesnya sulit dijangkau, maka harus menyewa orang lagi dengan besaran biaya angkut tergantung hasil kesepakatan bersama,” tutur Tamila.

Selain itu, setiap beberapa bulan para petani kopra harus merogo kocek untuk pembersihan kebun, pembelian racun dan pupuk.
Ia berharap, pemerintah bisa memperjuangkan lagi agar harga beli kopra kembali naik.

“Semoga harga kopra naik lagi. Kami berharap, pemerintah bisa memperhatikan kami petani kopra,” tukasnya.

Peliput: Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: #Sandi Tamila #Kopra Talaud #Harga Kopra Anjlok #Petani Kopra Talaud #Kabupaten Kepulauan Talaud
ADVERTISEMENT
Frets Evan

Frets Evan

Next Post
Petugas PLN bahu membahu untuk memulihkan jaringan listrik yang roboh akibat tanah longsor di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sumatra Barat. (foto: Humas PLN)

Pemulihan Kilat Pascabencana: PLN Nyalakan Kembali 99,8% Listrik Sumatra Barat, Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Inovasi Digital Dukcapil Sangihe Raih Dua Penghargaan, Perkuat Transformasi Layanan Kependudukan Daerah 22 Juli 2026
  • PLN Dorong Peningkatan Ekowisata Desa Tarabitan Melalui Pengembangan UMK dan Wisata Edukasi Mangrove 22 Juli 2026
  • Dampak Cuaca Ekstrem dan Gempa, PLN Pulihkan Kelistrikan di Pasar Inpres Manonda Palu 22 Juli 2026
  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa, PLN Resmikan Gudang Kacang dan Akses Paving Blok 22 Juli 2026
  • Tanpa Perlindungan Perempuan dan Anak di Sulut, Vionita: Tujuan Pembangunan Sulit Diwujudkan 22 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In