Pematangsiantar, Barta1.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar memperkuat kolaborasi dengan Universitas HKBP Nommensen (UHN) melalui kegiatan PLN Goes to Campus.
Selain fokus pada transisi energi, edukasi ini juga menekankan aspek fundamental: keselamatan ketenagalistrikan dan digitalisasi layanan pelanggan untuk menjamin keandalan sistem.
Kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa dan Rektor UHN ini menghadirkan materi spesifik mengenai keselamatan oleh tim Jeremia Raja Mangarerak Manurung dan Doli Uli Saut Sitompul.
Mereka menekankan pentingnya instalasi listrik yang aman, kewaspadaan terhadap potensi bahaya, serta menumbuhkan budaya peduli keselamatan di lingkungan kampus dan rumah.
Rektor Universitas HKBP Nommensen, Dr. Muktar B. Panjaitan, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi ini, melihat manfaat langsung bagi pengembangan SDM.
“Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri energi dan dunia kerja. Kami menyambut baik sinergi dengan PLN dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut,” tuturnya.
Aspek keandalan sistem dipaparkan oleh MULP Siantar Kota, Janno Marbun, yang menjelaskan bahwa transformasi PLN saat ini mencakup penguatan sistem dan layanan pelanggan.
Salah satu data penting adalah digitalisasi layanan melalui PLN Mobile, yang memungkinkan pelanggan melaporkan gangguan listrik, memantau penggunaan, hingga mengajukan permohonan pasang baru dengan tingkat akurasi dan kecepatan yang lebih tinggi.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyoroti bahwa transformasi PLN tidak hanya soal energi bersih, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan penguatan keselamatan.
“Transformasi PLN meliputi digitalisasi layanan, penguatan keselamatan, dan penyediaan energi berkualitas bagi masyarakat,” kata Mundhakir.
Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, menambahkan bahwa mahasiswa yang melek terhadap literasi energi dan keselamatan akan menjadi agen perubahan.
Mereka diharapkan mampu menyebarkan informasi tentang cara penggunaan listrik yang benar dan menghindari risiko fatal, misalnya tegangan sentuh pada kabel yang terkelupas atau tiang miring.
Dengan adanya sinergi antara PLN dan perguruan tinggi, diharapkan mahasiswa memiliki pemahaman komprehensif tentang aspek teknis, digital, dan keselamatan kelistrikan.
Kolaborasi ini menjadi model efektif dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang memiliki wawasan global dan adaptif terhadap tuntutan industri energi masa depan. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post